MATARAM – Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi melaksanakan safari jalan kaki keliling kampung di Pancor Lombok Timur (Lotim) untuk silaturahmi dan saling memaafkan atau halal bihalal dengan warga. Khususnya untuk menemui masyarakat yang belum sempat bersilahturahmi pada acara open house di rumah dinas di Mataram maupun di kediaman Pribadi di Pancor Lotim.

Aksi jalan kaki keliling kampung dilaksanakan Gubernur TGB, Kamis 29 Juni 2017 setelah sehari sebelumnya TGB didampingi istri Erica Zainul Majdi juga sempat bersafari keliling di Kota Mataram untuk mengunjungi para tokoh dan sesepuh NTB ke rumah kediaman masing-masing. Hal itu dilakukan sebagi wujud rasa hormat TGB kepada para tokoh dan sesepuh Masyarakat NTB.

Usai shalat maghrib di Masjid Attaqwa Pancor, Gubernur TGB langsung mengawali kegiatan silaturahmi jalan kaki menemui warga dari kampung ke kampung, dimulai dari Mesjid menuju Kampung Jorong dan Kampung Barmi ke arah Timur.

Menurutnya, kegiatan ini dilakukan semata-mata untuk bersilaturahmi dengan masyarakat, dengan menemui langsung warga ke perkampungan. Sebab tidak semua warga berkesempatan datang ke acara open house yang digelar di kediaman dinas di Mataram atau di kediaman pribadi di Gelang, Pancor. Usai berkeliling, Zainul Majdi kembali ke Masjid Attaqwa Pancor untuk menunaikan sholat Isya.

Kepala Biro Humas dan Protokol, Irnadi Kusuma melalui rilisnya menjelaskan kunjungan silaturahmi mendadak TGB menemui warga, sontak membuat warga Pancor terkaget kaget dan langsung tumpah ruah keluar rumah memadati gang-gang di area pemukiman padat penduduk tersebut untuk bersalaman. Tidak sedikit pula diantara warga memanfaatkan momen tersebut untuk meminta selfi bersama TGB. ”Dan berupaya mengabadikan momen silaturahmi dengan tokoh idaman tersebut menggunakan ponsel masing-masing,” kata Irnadi Kusuma.

Pancor selain merupakan kampung tempat kelahiran TGB, menurut Irnadi sapaan akrab Karo Humas dan Protokol tetsebut, di desa ini Zainul Majdi juga mengenyam pendidikan pesantren di Madrasah Tsnawiyah hingga Madrasah Aliyah, kemudian melanjutkan ke Ma’had Darul Qur’an Wal Hadits sebelum bertolak menempuh studi di Universitas Al Azhar Kairo Mesir.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here