MATARAM – Hotel Santika Mataram setelah tahun 2015 membuat replika Masjid Bayan Lombok dengan bahan dasar roti, kembali menampilkan suasana baru dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah yaitu Pameran Replika Masjid Kawis Krisant. Ini dibangun bekerjasama dengan kelompak Bank Sampah Mandiri pimpinan Aisyah Odist.

Pembuatan replika masjid ini membutuhkan 320 botol mineral bekas dan puluhan cakram padat bekas yang dikerjakan secara bersama-sama oleh remaja lingkungan Banjar Ampenan Selaparang Mataram.

Replika Masjid Kawis Krisant yang tingginya 1,5 meter dan lebar 2 meter, membutuhkan waktu seminggu dengan diawali pembuatan konsep dilanjutkan dengan diskusi dan pembuatan dengan sistem kerja secara bersama.

Aisyah Odist mengatakan bahwa selain berpartisipasi dalam gema takbir untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri, ia ingin menjadikan para remaja di lingkungan Banjar Ampenan menjadi greeneration, generasi yang peduli pada lingkungan sekitarnya, generasi yang penuh dengan kreatifitas, generasi yang penuh inovasi, generasi yang aktif. ”Yang bisa membuat suatu perubahan untuk lingkungan,” katanya.

General Manager Hotel Santika Mataram Reza Bovier mengatakan Hotel Santika Mataram selalu tampil terdepan dalam kreatifitas dan terdepan dalam peduli lingkungan. Ini adalah hasil kreatifitas yang wajib ditiru oleh remaja lain. ”Dua tahun lalu menampilkan kreatifitas replika Masjid Bayan dari roti, ” ujarnya. Sekarang dari botol mineral bekas yang telah dibersihkan.

Hotel Santika Mataram selalu menyambut semua keterampilan dan memberikan panggung sehingga karya yang bagus ini bisa tampil di tingkat hotel. Banyak sekali para tamu yang selfie.

Kawis Krisant adalah kependekan dari Kampung Wisata, Kreatifitas Sampah Terpadu.Hotel Santika Mataram telah bekerja sama dengan Bank Sampah Mandiri sejak 2 tahun lalu dibidang pemanfaatan sampah untuk dibuat kompos dengan metode Takakura dari Jepang.

Terbukti sangat bermanfaat, selain mengurangi sampah basah, hasil kompos digunakan untuk pembuatan warung hidup, berbagai macam bahan makanan ditanam di lahan terbatas dibelakang hotel, diantaranya, cabai, sereh, lengkuas, papaya, seledri, daun mint dan lainnya.(*/sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here