MATARAM – Salat Idul Fitri 1438 H/2017 telah berlangsung di Masjid Hubbul Wathan – Islamic center Nusa Tenggara Barat (IC NTB), Ahad 25 Juni 2017 pagi. Diikuti oleh puluhan ribu jamaah se kota Mataram, bertindak sebagai Imam Syeikh Ahmad Jalal Abdullah Yahya dari Yordania dan selaku khotib Tuan Guru Haji Muhammad Zainul Majdi – Gubernur NTB.

Kehadiran Syeikh Ahmad Jalal Abdullah Yahya dari Yordania adalah sebagai kelanjutan menjadi imam salat tarawih selama sepekan terakhir. Sebelumnya, juga hadir lima imam besar dari Negeri Teluk lainnya yaitu Prof. DR Syeikh Khalid Barakat (Lebanon), Syeikh Ezzat eL-Sayyed (Mesir), Syeikh Mouad Douaik (Maroko), Guru Besar Universitas Al Azhar Mesir Muhammad Nasr dan Syeikh Ahmad Jalal Abdullah (Jordan).

Tema khutbah Idul Fitri 1438 H, Zainul Majdi yang biasa disebut Tuan Guru Bajang (TGB) adalah Mari Rawat dan Tingkatkan Amal Shalih Bakda Ramadhan. Menurutnya, selama sebulan telah menjalani ibadah puasa dengan semua kelengkapan dan penyempurnanya. Siang hari berpuasa, malam hari tarawih bersama. Masjid ramai dengan kajian agama, umat bertadarus, beritikaf, bersedekah dan berzakat fitrah maupun zakat mal. ”Tak lupa kita kokohkan jalinan silaturahim dan persaudaraan,” katanya.

Mengutip ungkapan Rasul yang mulia bahwa Ramadhan adalah bulan terbukanya semua pintu kebaikan, dimudahkannya semua kebajikan. ”Lalu apa setelah Ramadhan. Bagaimana Syawal, Dzulqaidah, Dzulhijjah dan seterusnya,” ujarnya.

Menurutnya, pastikan Ramadhan yang baru usai sebagai mukaddimah. Pembuka dan pengantar. Halaman pertama dari rangkaian catatan amal yang lebih baik. ”Tugas kita adalah mengisi waktu yang tersisa dalam hidup kita, ” ucapnya. Hari-hari mendatang yang disebut masa depan dengan sebaik-baik amal dan pekerjaan.(*/sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here