MATARAM – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Amin mengajak seluruh masyarakat dan para santri untuk terus bersatu menjaga kerukunan? dan keamanan daerah. Sehingga NTB yang beriman, berbudaya berdaya saing dan sejahtera benar benar dapat diwujudkan.

Hal itu dikatakannya pada acara silaturahmi di Ponpes AL-Kamal Narmada pimpinan Tuan GH.Mahally Fikri yang dirangkai dengan penyerahan santunan kepada 800 anak yatim dan orang tua jompo, Ahad 18 Juni 2017. Hadir saat itu sejumlah Kepala OPD provinsi NTB, Tokoh Agama serta Masyarakat setempat.

Ia menyebut keberhasilannya memimpin NTB mendampingi Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) yang telah membawa banyak kemajuan dan perubahan bagi NTB ini. ”Karena masyarakat benar benar mendukung pemerintah daerah,” ujarnya.

Dengan dukungan keamanan dan kerja keras dari rakyat, maka tidak hanya kemajuan pembangunan fisik seperti infrastruktur dasar dan konektivitas wilayah yang dapat diwujudkan. Tetapi juga kedamaian hidup dan kesejahteraan rakyat dapat ditingkatkan, termasuk sejumlah penghargaan nasional dan internasional dapat diraih.

Semua itu menurutnya dapat dicapai karena dukungan masyarakat.

Orang nomor dua di NTB ini lebih jauh memaparkan bahwa indikator kinerja pembangunan NTB dikatakan berhasil, dibuktikan pada tiga parameter yaitu pertumbuhan ekonomi NTB 3 tahun terakhir selalu berada diatas rata rata nasional, kemudian disusul menurunnya jumlah penduduk miskin dan juga terbukanya lapangan kerja yang diikuti berkurangnya jumlah pengangguran, ujarnya.

Namun pria kelahiran Sumbawa ini juga mengakui masih banyak kekurangan pembangunan yang perlu terus dilakukan perbaikan. ” Segala kekurangan itu akan terus kita lakukan perbaikan secata bertahap dan seluruhnya,” ucap Muhammad Amin.

Harapannya semoga mendapat Rido Allah SWT dan dipermudah menyelesaikannya sampai akhir jabatan nanti.

Sebelumnya Pimpinan Ponpes AL-Kamal Narmada TGH. Mahally Fikri menerangkan bahwa ada sebayak 2.000 orang yang akan menerima paket santunan. Ia menjelaskan bahwa menyantuni anak yatim dan para jompo dan fakir merupakan kegiatan rutin yang setiap tahun dilakukannya. Kali ini diberikan sekitar 600-800 paket kepada anak-anak yatim dan orang tua jompo, terangnya.(sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here