MATARAM – Nusa Tenggara Barat (NTB) menargetkan perolehan 17 medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 yang akan berlangsung di Papua. Karenanya, Wakil Gubernur NTB Muhammad Amin meminta perhatian pengurus KONI dan para atlit. Agar berusaha dan berlatih dengan semangat serta bersungguh sungguh untuk mencapai target sesuai yang diinginkan.

Muhammad Amin juga mengingatkan pengurus KONI dan para atlit untuk selalu menjaga sportivitas dan toleransi kerukanan antar umat beragama sehingga dapat menjalin kesatuan dan persatuan untuk kemajuan NTB. Ia meminta KONI dan Dinas Pemuda Olahraga hendaknya berkoordinasi dan bersinergi. ”Ini demi meningkatkan prestasi atlet dan memajukan pembangunan olahraga dan kegiatan pemuda di NTB,” katanya.

Permintaan Muhammad Amin tersebut disampaikan pada acara buka puasa bersama dalam rangka Silaturahmi bersama Atlit, Pelatih Pelatda Mayung Tahun 2017 serta Pengprov Cabor dan Pengurus KONI Prov. NTB, di Gedung KONI NTB di Mataram, Kamis 1 Juni 2017.

Kepada ketua KONI NTB dan Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Prov. NTB, Wagub berharap agar kedua lembaga itu selalu bersinergi dan saling berkoordinasi serta bersama sama untuk memajukan Olah Raga di NTB. Karena apabila dua Instansi ini berjalan sendiri sendiri maka semua target tidak akan tercapai sesuai dengan apa yang dinginkan, tegasnya.

Di PON XIX Tahun 2016 di Jawa Barat, sebanyak 45 orang atlit yang meraih 11 medali emas, 10 medali perak dan 18 medali perunggu dari 13 cabang olahraga. NTB berada pada peringkat 14 dari 34 provinsi se Indonesia. Semula NTB menetapkan target perolehan 15 medali emas. Target tersebut meningkat empat buah dari sebelumnya sewaktu diperoleh di PON ke XVIII di Riau tahun 2012 yang mendapatkan 11 medali emas, tujuh perak dan empat perunggu.

Secara pribadi, Muhammad Amin menyatakan bersyukur dapat berbuka puasa bersama para atlit, pelatih dan para pengurus dunia olahraga di NTB. Momen itu baginya bermanfaat untuk silaturahmi sekaligus memberikan spirit kepada para atlit untuk meraih prestasi demi menjaga dan mengharumkan nama NTB di pentas olahraga nasional.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Ketua KONI NTB Andy Hadianto dan jajarannya yang telah membimbing, mengurus dan memberikan semangat kepada para atlit sehingga memdapatkan prestasi yang membanggakan.

Menurut Muhammad Amin, dalam buka puasa ini, ada banyak hal yang dapat di ambil pelajarannya, diantaranya, pengendalian hawa nafsu, baik hawa nafsu secara lahir maupun batin. Sehingga ia berharap kepada para atlit, agar dalam latihan tetap selalu menjalankan perintah Allah SWT sehingga mendapatkan hidayah dari Allah SWT.(sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here