MATARAM – Kepolisian Sektor (Polsek) Cakranegara berhasil menangkap pelaku duplikat Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) Fad, 35 tahun, penduduk Rumak Barat Selatan Desa Rumak Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat.

Fad, diduga melakukan pemalsuan STNK sejak tahun 2013 yang dijadikan mata pencahariannya sesuai pesanan. Sebelumnya, lembar STNK kosong diperolehnya dari MET asal Turide Mataram yang dibeli seharga Rp 150 ribu. Sedangkan STNK yang sudah dicetak oleh Fad dijual seharga Rp 1 juta untuk roda dua dan untuk STNK roda empat yangt blangkonya dibeli Rp 250 ribu dijualnya Rp 2,5 juta. ”Menurut pengakuan pelaku sudah 70 STNK yang laku terjual,” kata Kepala Polsek Cakranegara Komisaris Haris Dinzah.

Menurut Haris Dinzah, pelaku ditangkap di rumahnya, Sabtu 27 Mei 2017 pukul 15.45 Waktu Indonesia Tengah. Modus operandinya, barang bukti yang ditemukan berupa 60 STNK, 2 STNK kosong, 1 STNK scan, 2 buah HP Lenovo hitam, HP Polytron kuning, 4 buah pensil, 2 buah tas kecil warna hitam, 15 lembar plastik bungkus STNK, dan satu set alat

Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan dan dalam proses penyidikan Unit Reskrim Polsek Cakranagara.

Senin, 29 Mei 2017 kemarin, sekitar pukul 11.45 WITA, Polsek Cakranegara juga melakukan penertiban perdagangan mercon di UD. SEMANGAT Jalan Umar Maya Cakra Timur Kota Mataram.

Setelah dilakukan pemeriksaan di Toko UD SEMANGAT ,ditemukan beberapa kembang api yang dijual tidak sesuai dengan izin yang dimiliki. Pelakunya adalah seorang perempuan TAN CHEN FE, 34 tahun.

Barang bukti yang disita berupa 120 bungkus kembang api merk Hercules,masing masing bungkus isi 2 biji, 46 bungkus kembang api smoke WT2 merk SUN masings 20 biji, 39 bungkus kembang api smoke WT 1s merk SUN, 1 kotak kembang api 0.8″ isi 25 shots merk GALAXY GA1506, 1 kotak kembang api 0.8″ isi 49 shots merk GALAXY GA0849, 1 kotak kembang api 0.8″ isi 49 shots merk HERCULES HR865.(*/sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here