MATARAM – Sejak Kamis 16 Maret 2017 pagi tadi, terjadi antrian panjang kendaraan truck barang yang biasa membawa hasil bumi asal Lombok dan Sumbawa bahkan Nusa Tenggara Timur di Pelabuhan Penyeberangan Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (ASDP) Lembar Lombok. Ratusan unit kendaraan truck besar (TB), truck sedang (TS) dan kendaraan kecil (pribadi-KK) mengular ke luar area pelabuhan hingga sejauh satu kilometer.

Manajer Operasi ASDP Lembar M Yasin mengatakan, memanjangnya antrian truck tersebut akibat kerusakan dermaga dua di Pelabuhan Penyeberangan ASDP Padangbai Bali. ”Sejak Senin lalu dilakukan perbaikan. Rencananya berlangsung selama seminggu, ” katanya.

Kalau normalnya pemberangkatan kapal feri dilakukan setiap jam, maka akibat rusaknya satu dermaga di Padangbaik tersebut, diperkirakan kendaraan harus menunggu antrian hingga tiga jam. ”Kebiasaan pengemudi kendaraan tidak sabar menunggu. Tapi lebih baik menunggu di darat dari pada di laut,” ujarnya.

Manajer Usaha ASDP di Padangbai Wayan Rosta menyebutkan antrian panjang terjadi di Padangbaik mulai terjadi Rabu kemarin. Kalau biasanya pemberangkatan kapal feri di Padangbaik dilakukan melalui dua dermaga, kini menjadi hanya satu dermaga. Kalau semestinya sehari 24 trip maka berkurang menjadi 12 trip saja. ” Juga ada peningkatan arus kendaraan barang menjelang Nyepi,” ucapnya.

Rosta menyebutkan kerusakan dermaga dua di Padangbai tersebut karena kropos dan mengalami jebol sewaktu adanya truck colt disel melewatinya. Penggantian Glagar/Habim dan Greeting 6 modul Dermaga MB II Padangbai. Mulai pengerjaan 13 Maret 2017 sampai dengan 21 Maret 2017

Menurut Rosta, rata-rata setiap harinya satu kapal memuat kendaraan campuran terdiri tujuh unit TS, enam unit KK dan delapan unit TB. Kalau sehari 24 trip memuat 504 unit kendaraan maka kini menurun setengahnya menjadi hanya 252 unit saja.

Sebenarnya di lintasan penyeberangan Lembar – Padangbai terdapat 33 unit kapal feri yang melayani setiap jam keberangkatan. Ada 15 unit kapal berukuran besar seperti Portlink dan ada tiga unit kapal jenis catamaran. Rata-rata ukuran kapal feri di sana 1.500 – 2.000 GT. Kapasitas muatnya yang besar sekitar 30 unit truck dan kendaraan keluarga sedangkan yang lebih kecil 15-18 unit.

Di Pelabuhan Laut Lembar ada layanan penyeberangan kapal feri berukuran besar kapasitas muat 30 unit kendaraan. Kapal tersebut seminggu dua kali melayani Lembar Lombok tujuan Surabaya.(sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here