MATARAM – Seorang warga negara Korea yang mengaku sebagai profesor di Universitas Korea Choi Chung Hyun, 63 tahun, dideportasi oleh Kantor Imigrasi Mataram, melalui Lombok Interntional Airport, Senin 13 Februari 2017 siang.

Ia yang berada di Mataram selama setahun terakhir ini didapati menjadi tenaga pengajar di lembaga pendidikan Elite Akademi Korea di Sweta Cakranegara Mataram. ”Keberadaannya tidak sesuai izin tinggalnya,” kata Kepala Staf Khusus Keimigrasian Kanim Mataram Rahmat Gunawan di kantornya.

berdasarkan struktur organisasi Elite Akademy Korea tempatnya bekerja, Choi Cung yun menjabat sebagai wakil direktur. Ditemukannya ketidak benaran perizinan tinggal yang bersangkutan, berdasarkan berkas perpanjangan yang diajukan. ”Ada kecurigaan di dalam pemberkasan perpanjangan. Yang dicurigai perpanjangannya sering sekali dilakukan, ” ucapnya.

Namun, Kanim Imigrasi Mataram tidak melakukan penelitian lebih lanjut informasi bahwa sebelumnya yang bersangkutan pernah bermasalah di Surabaya. Ketika dikonfirmasi, Kepala Seksi Penindakan Putu Sukarna, mengatakan yang bersangkutan kurang lebih setahun berada di Mataram. ”Sebelum dideportasi tidak dilakukan penahanan,” ujarnya.(sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here