MATARAM – Tindakan penggerebekan oleh 20an orang polisi dari Kepolisian Resort Mataram terhadap Gatot Brajamusti, Ahad 28 Agustus 2016 pukul 23.00 Waktu Indonesia Tengah di kamar 1100 Hotel Golden Tulip Mataram, disesalkan juru bicara Parfi Ozzy SS, Senin 29 Agustus 2016 malam.

Menurutnya, kedatangan polisi tersebut dikira sebagai aksi surprise rekan-rekan parfi menjelang ulang tahun Gatot Brajamusti ke 54 tahun, yang lahir 29 Agustus 1962. Ozzy yang kamarnya di lantai 7, beberapa saat datang ketika menerima kabar adanya polisi melakukan penggerebekan. ‘’Ternyata benar polisi. Bukan main-main. Ada yang membawa laras panjang,’’ katanya. Pada periode sebelumnya, Ozzy menjabat sebagai Ketua Informasi dan Komunikasi Pengurus Pusat Parfi.

Ozzy mengaku dihalangan masuk ke dalam kamar Gatot Brajamusti. Di dalam ada istri dan anak dan keponakannya Kemudian pada saat di dalam kamar tersebut, polisi langsung melakukan test urine dan setelah selesai baru dibawa ke Markas Polres Mataram. ‘’Anehnya, Senin siang tadi diulang lagi pemeriksaan urinenya,’’ ujarnya.

Terpilihnya Gatot merupakan hasil Kongres PARFI ke 15 yang digelar di Mataram. Pemilihan berlangsung hingga pukul 06.00 pagi, Ahad 28 Agustus 2016. Gatot terpilih kembali dengan perolehan suara 464 suara. Ia mengalahkan kandidiat lainnya Andriyega da Silva yang meraih 78 suara.

Ketua Dewan Pengurus Daerah Parfi Nusa Tenggara Barat Lalu Winengan yang bertindak selaku ketua panitia Kongres Parfi di Mataram mengaku tidak tahu kejadiannya. ‘’Ini diluar kongres,’’ ucapnya. Namun ia berharap tidak ada rekayasa penggerebekannya dengan terpilihnya kembali sebagai ketua umum PP Parfi.(sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here