MATARAM – Rabu 29 Juni 2016 mendatang, petani bawang Desa Sangia Kecamatan Sape Kabupaten Bima akan melakukan panenan. Dijadwalkan Presiden Joko Widodo akan hadir langsung ikut melakukan panenan bersama petani bawang kelompok tani Lawamba.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Nusa Tenggara Barat (PTPH NTB) Husnul Fauzi, kehadiran Presiden Joko Widodo merupakan inisiatif sendiri. ‘Untuk memastikan agar Bima bisa lebih besar memberikan kontribusi kebutuhan bawang nasional,’’ kata Husnul Fauzi.

Rencana panen bawang di Kabupaten Bima tersebut dirilis Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi NTB, Selasa 21 Juni 2016. Dua hari lalu, Ahad 19 Juni 2016, disela perjalanan safari Ramadhan, Wakil Gubernur NTB Muhammad Amin sudah mendatangi lahan bawang milik Kelompok Tani Lawamba tersebut. Di sana ada 210 hektar lahan tanaman bawang varietas Super Philip yang siap panen.
.
Muhammad Amin meminta petani bawang di sana agar memberikan kontribusi lebih besar sebagai penyangga pangan nasional. ‘’Para kepala satuan kerja hendaknya terjun ke lapangan agar lebih mengerti kebutuhan para petani. ‘’Setiap aspirasi petani pastikan diserap sehingga terpenuhi,’’ ujarnya.

Pada tahun 2016 berdasarkan data Dinas PTPH TPH NTB, bantuan Kementrian Pertanian melalui tugas pembantuan Provinsi NTB untuk komuditas bawang merah diberikan untuk 1.300 hekta dengan potensi 20 ton per hektar. Pemerintah Provinsi NTB sendiri pada tahun ini menyalurkan 130 traktor khusus untuk petani bawang.

Selama perjalanan safari Ramadhan di Bima, Ahad 19 Juni 2016 lalu, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Amin juga mengunjungi proyek strategis berupa proyek preservasi rekonstruksi longsoran jalan di dalam kota Bima yang menghubungkan Raba – Sape sejauh 62,25 kilometer berbiaya Rp 72,45 miliar. ‘’Benar-benar dipastikan kualitas mengingat pentingnya akses jalan tersebut,’’ ujarnya.(sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here