MATARAM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman dalam lingkup pemanfaatan teknologi dan data penginderaan jauh di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Jum’at 29 April 2016.

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilakukan oleh Wakil Gubernur NTB Muhammad Amin bersama Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin

Menurut Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin, pemanfaatan penginderaan jauh dapat digunakan untuk tata ruang, deteksi sumber daya alam, misalnya ketika digunakan di zona penangkapan ikan bagi aktivitas nelayan. Jadi nelayan tidak lagi mencari lokasi yang banyak ikannya, jadi sekarang ini seperti di daerah Indramayu. ‘’Mereka melaut untuk menangkap ikan karena sudah tahu lokasi yang banyak ikannya, ” katanya.

Sebagai lembaga non Kementerian sejak 2013, LAPAN mendapat amanat untuk menyelenggarakan kegiatan keantariksaan, pemanfaatan teknologi dan data penginderaan jauh. LAPAN bercita-cita untuk membangun satelit sendiri, karena satelit saat ini sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia.

Terkait badai antariksa, ketakutan sebagian besar negara-negara maju di dunia adalah kiamat tekhnologi . Kalau satelit-satelit kita tidak terlindungi dengan baik, padahal kita sudah sangat bergantung pada teknologi satelit maka sekian banyak aktivitas manusia akan terganggu. ‘’Karena itu kami bertekad untuk membangun kemandirian teknologi satelit ini, dimulai dari pengembangan satelit mikro karena masih dalam jangkauan LAPAN,’’ ujarnya.

Thomas berharap dari kerjasama ini, kontribusi LAPAN akan semakin lebih nyata lagi, dan program yang dimiliki sepenuhnya bisa dikontribusikan untuk masyarakat. Visi dari LAPAN ini sendiri yaitu ingin membangun LAPAN sebagai pusat unggulan penerbangan dan antariksa untuk mewujudkan Indonesia yang maju dan mandiri.

Muhammad Amin menyampaikan terima kasih kepada LAPAN yang telah memilih Provinsi NTB sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan penginderaan jauh untuk mendukung pembangunan. Sebagai pelaksana pengembangan kedirgantaraan dan penyelenggaraan keantariksaan melalui penelitian dan pengembangan teknologi penginderaan jauh serta pemanfaatannya, kegiatan ini tentunya akan mendukung kegiatan pembangunan di NTB. ‘’Dimana akan diperoleh data dan informasi geospasial sebagai pelengkap dari data dan informasi non-spasial yang sudah ada saat ini,’’ ucapnya.

Muhammad Amin berharap melalui kerjasama dengan LAPAN ini seluruh entitas pemerintahan di Provinsi NTB dapat memecahkan kesulitan dalam pemenuhan informasi geospasial ini. Melalui kerjasama ini, diharapkan LAPAN dapat memberikan bimbingan teknis kepada aparatur Pemerintah Daerah di wilayah Provinsi NTB. Dan kepada SKPD yang ada di Provinsi NTB diharapkan dapat mengoptimalkan momentum kerjasama dengan LAPAN ini untuk perencanaan dan pembangunan di Provinsi NTB sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing.(sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here