MATARAM – Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) Brigjen Umar Septono mengatakan meningkatkan patroli skala besar dan razia senjata api, bahan peledak dan senjata tajam di daerah Bima NTB. Sementara ini situasi di daerah Bima dalam keadaan kondusif.

Anggota Brimob Sub Detasemen A Bima, Nusa Tenggara Barat, Bharada Efendi, yang tertembak oleh terduga anggota kelompok teroris Santoso, diterbangkan ke Denpasar untuk mendapatkan perawatan di Ruma Sakit Umum Daerah Sanglah. Ia menjalani operasi peluru kena tangan tembus paru-paru. Pelurunya sudah diambil.

Terduga teroris Fajar yang orang tuanya warga Bima masih dalam penanganan Rumah Sakit Bhayangkara. Belum ada kabar lain dari rumah sakit. ‘’Dia faktanya melakukan penembakan,’’ ujarnya. Bukan dalam keadaan tidur seperti yang diakui oleh ibunya. ‘’Ini operasi Detasemen Khusus 88,’’ katanya lebih lanjut.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Farouk Muhammad asal daerah pemilihan NTB dan eks Kepala Polda NTB meminta adanya ketokohan masyarakat agar bisa menjadi panutan warga di sana. ‘’Untuk mengamankan Bima, lebih banyak aparat turun menyentuh ke akar rumput,’’ ucapnya.(sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here