JAKARTA – Public Affairs Kedutaan Besar Australia di Jakarta merilis siaran pers tertulis bahwa Pemerintah Australia mengutuk peluncuran roket balistik Korea Utara. Tindakan peluncuran misil jarak-jauh kemarin Korea Utara tersebut dinilai mengancam perdamaian dan keamanan kawasan dan dunia.

Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop dikutip mengutuk tindakan provokatif dan berbahaya rezim Korea Utara, yang terus-menerus melanggar banyak resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang larangan pengujian misil balistik dan senjata nuklir.

Provokasi terakhir merupakan kelanjutan tes nuklir keempat Korea Utara, yang memperburuk situasi yang sudah tegang di Semenanjung Korea. Ini merupakan contoh lain rezim Korea Utara yang memilih militarisme dan isolasi dibandingkan kesejahteraan rakyatnya sendiri.

Pemerintah Australia menyerukan kepada rezim Korea Utara untuk menghentikan perilaku provokatifnya dan berkiprah secara membangun dengan masyarakat internasional. Australia akan menyampaikan keprihatinannya secara langsung kepada Korea Utara maupun di forum internasional dan kawasan.

Korea Utara harus bertanggungjawab atas provokasinya dan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa harus memberikan tanggapan keras. ‘’Kami akan terus bekerja sama dengan para sahabat dan mitra kami di kawasan, termasuk Republik Korea, Jepang dan Tiongkok, untuk menegakkan perdamaian dan stabilitas di Asia Utara,’’ katanya.(sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here