MATARAN – Pemilih muda atau pemilih pemula mendapat perhatian tersendiri menjelang dilangsungkannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serempak yang akan segera digelar pada bulan Desember 2015 mendatang.

Bagi para pemilih pemula Kota Mataram yang akan berpartisipasi untuk pertama kalinya dalam pemilu, Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informasi bekerjama dengan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishub Kominfo) Kota Mataram menggelar Diskusi Publik yang mengambil tema Cerdas dan Ikut Berpartisipasi Menjadi Pemilih Muda.

Diskusi yang dihadiri segenap perwakilan siswa tingkat SMA sederajat dan perwakilan mahasiswa dari perguruan tinggi negeri maupun swasta se-Kota Mataram dilangsungkan pada Jum’at 23 Oktober 2015 di Hotel Lombok Raya Mataram.

Diskusi yang dirangkaikan dengan peluncuran buku “Anak Muda Canggih Cerdas Memilih” dari Kementerian Komnifo RI ini dibuka oleh Kepala Dinas Perhubugan Komunikasi dan Informasi Kota Mataram Khalid, mewakili Penjabat Walikota Mataram Putu Selly Andayani.

Membacakan sambutan tertulis Penjabat Walikota Mataram Putu Selly Andayani, Kadishub Kominfo Kota Mataram Khalid menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang menurutnya penting untuk memberikan pendidikan politik dan menekan angka golput dari para pemilih muda Kota Mataram dalam rentang usia 12-23 tahun. Pemilih muda khususnya pemilih pemula yang baru akan memiliki pengalaman memilih pertama kalinya harus memiliki dasar yang baik tentang pentingnya menggunakan hak suara dalam pemilihan umum. ‘’Jangan sampai pemilih muda tidak bisa menjadi pemilih yang cerdas atau bahkan tidak memilih,’’ katanya.

Lebih lanjut menurut Khalid, secara psikologis pemilih muda memiliki karakteristik tersendiri yang cukup kondusif untuk membangun pemilih cerdas. Yaitu yang memiliki pertimbangan rasional dalam menentukan pilihannya. Mereka memiliki peran strategis, dan dapat berpartisipasi menentukan kondisi daerah dalam lima tahun ke depan untuk perubahan kearah yang lebih baik. bukan hanya ikut memilih tapi juga memberikan pilihan kepada calon pemimpin yang berkualitas. “Sebarkan informasi yang didapat kepada keluarga, tetangga, teman-teman, dan ajak mereka untuk tidak golput” tutupnya.

Diskusi publik berjalan cukup seru, menghadirkan tiga narasumber; anggota Komisi I DPR-RI Muhammad Syafrudin, anggota KPU RI Ferry Kurnia Rizkiansyah, dan Ahli Komunikasi dan Pemerhati Politik NTB Kadri. Penyelenggara juga mengajak peserta untuk aktif dan bersemangat dalam mengikuti jalannya diskusi. Diantaranya dengan menggelar kuis twitter bagi para peserta untuk mengunggah foto-foto keseruan jalannya diskusi publik menggunaan hastag #Pilkada2015 dengan me-mention akun twitter tertentu milik penyelenggara.(sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here