MATARAM – Selasa 15 September 2015 siang pukul 11, Komisi Pemilihan Umum Kota Mataram memastikan penetapan pasangan calon (paslon) yang mendaftarkan diri dalam pemilihan kepala daerah serentak 9 Desember 2015. Mereka adalah pasangan inkumben Ahyar Abduh – Mohan Roliskana dan Salman – Jana Hamdiana.

Kepastian penetapan paslon tersebut disampaikan oleh Ketua KPU Mataram M Ainul Asikini. ‘’Insya Allah penetapan paslon dilakukan,’’ katanya, Senin 14 September 2015 siang.

Selanjutnya, untuk melaju ke proses berikutnya, berlangsung di Hotel Golden Palace telah dijadwalkan pengundian nomor urut calon. SAHAJA dicantumkan sebagai paslon setelah KPU Nusa Tenggara Barat (NTB) menerima surat KPU RI yang meminta KPU Kota Mataram melaksanakan keputusan Panitia Pengawas Pemilu Kota Mataram yang memutuskan menerima pendaftaran pasangan Salman – Jana Hamdiana (SAHAJA) sebagai bakal pasangan calon Walikota – Wakil Walikota Mataram.

Ketua KPU NTB Lalu Aksar Anshori Faisal kepada Tempo mengatakan surat KPU RI Nomor 565/KPU/IX/2015 tertanggal 4 September 2015 diterimanya Jum’at 4 September 2015 malam. ‘’Sebagai supervisi, sudah kami kirimkan surat ke KPU Kota Mataram siang ini,’’ kata Aksar Anshori, Sabtu 5 September 2015 siang.

Dengan demikian, menurut Aksar Anshori, sudah ada dua pasangan bakal calon yang terdaftar untuk mengikuti pemilihan Walikota – Wakil Walikota Mataram. Sebelumnya, telah terdaftar inkumben Ahyar Abduh dan Mohan Roliskana yang diusung oleh enam partai yang memiliki 11 kursi di DPRD Mataram, yaitu Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Keadilan dan Kesatuan Indonesia (PKPI), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Romahurmuzi.Sedangkan SAHAJA diusung oleh Partai Golkar yang memiliki sembilan kursi di DPRD Mataram.

Mereka melengkapi persyaratan mulai dari surat mengenai pajak, laporan keuangan, hingga pemeriksaan kesehatan.

Meskipu diusung oleh Golkar dan diantar oleh inkumben sebagai ketua DPD Golkar Mataram baik Ahyar Abduh maupun Mohan Roliskana, Salman tetap menyatakan dirinya akan maju sesuai kemampuannya menghadapi inkumben. ‘’Saya bukan boneka inkumben. Saya sejak lama memang aktif berada di kepengurusan Golkar Mataram,’’ ucap Salman yang telah 22 tahun di Golkar.

SAHAJA yang sudah mendaftar di KPU Mataram 2 Agustus 2015, sempat ditolak oleh KPU Mataram. Tetapi berdasarkan putusan sengketa Panitia Pengawas Pemilihan Nomor RS.001/Pilwal/VIII/2015 tanggal 20 Agustus 2015 menerima pendaftaran SAHAJA tertanggal 2 Agustus 2015. Penolakan dilakukan karena DPP Golkar versi Abu Rizal Bakri mencabut rekomendasi melalui surat Nomor : 319 Tanggal 26 Agustus 2015.(sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here