JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara berkesempatan memantau langsung kesiapan PT XL Axiata Tbk (XL) dalam memastikan kualitas jaringan dan layanan di seluruh Indonesia pada malam Takbiran menjelang Lebaran.

Dalam kesempatan itu, Rudiantara didampingi Direktur Service Management XL Ongki Kurniawan menyaksikan aktivitas pemantauan jaringan oleh para petugas XL melalui live map BTS yang menjangkau seluruh jalur mudik lengkap dengan kondisi terkini seluruh BTS tersebut, serta Service Quality Management Tools yang akan menunjukkan kegiatan pelanggan hingga tingkat kepuasan pelanggan dalam menggunakan suatu aplikasi.

Pada kesempatan yang sama, Rudiantara juga sempat berdialog dengan petugas lapangan XL di Tegal, Jawa Tengah yang piket jaga di malam Lebaran. Pemantauan berlangsung di pusat kendali pemantauan di kawasan Kota Kasablanka, Jakarta, Kamis 16 Juli 2015 malam.

Ongki Kurniawan mengatakan, untuk memastikan kualitas jaringan, XL menerapkan kebijakan preventive maintenance, bukan reactive atau saat ada masalah baru ditangani. Dalam hal ini XL menggunakan sistem Work Flow Management, di mana tim jaringan berpedoman pada kalender yang disiplin untuk melakukan perawatan BTS.

Mereka juga memiliki check list yang jelas mengenai apa saja yang harus mereka lakukan pada saat kunjungan. Dengan disiplin yang dilakukan ini, problem-problem jaringan bisa diantisipasi, sehingga gangguan pada pelanggan menjadi jauh berkurang.

Ongki menambahkan, XL juga sudah melengkapi sistem pemantauan dengan perangkat terintegrasi yang mempermudah tim pemantau jaringan untuk mendeteksi masalah yang terjadi di suatu sistem. Selain itu, juga tersedia perangkat monitoring kinerja yang terintegrasi yang mempermudah tim pemantau jaringan (Network Operation Center) dalam mendeteksi penurunan kualitas yang terjadi. Terakhir, tersedia perangkat Service Quality Management (SQM) yang dapat menggambarkan tingkat kepuasan pelanggan, sehingga petugas XL dapat mengambil tindakan sebelum masalah menjadi lebih besar .

Seperti tahun-tahun sebelumnya, diperkirakan akan terjadi kenaikan trafik sekitar 5-10 persen untuk layanan voice atau telepon, 10-15 persen pada SMS, dan 20-30 persen di data, dibandingkan dengan trafik di hari biasa. Hingga H-2 Lebaran, terjadi kenaikan trafik penggunaan layanan data XL rata-rata sebesar 8 persen dari hari biasa. Sejauh ini, kenaikan trafik relatif merata di berbagai kota seluruh Jawa.

Di luar Jawa, kenaikan trafik yang signifikan biasanya terjadi di Medan, Banjarmasin, Padang dan Makassar. Rata-rata kenaikan trafik data di atas 30 persen. Kenaikan akan terus terjadi saat Idul Fitri yang jatuh 17 Juli 2015 hingga beberapa hari setelahnya saat masyarakat dalam suasana libur panjang.

Guna lebih memastikan kualitas layanan kepada pelanggan, pada tahun ini, XL juga mulai mengoptimalkan pemanfaatan metode Data Network Analytics untuk pembangunan jaringan dan fokus pada pelanggan. Metode ini mempermudah XL untuk melakukan prioritasasi pengembangan jaringan, lebih fokus kepada pelanggan dan memudahkan identifikasi hubungan sosial antar pelanggan dan antar area.

XL akan semakin mudah mendeteksi perkembangan perilaku pelanggan dalam menggunakan layanan XLtermasuk tentunya lokasi-lokasi di mana terjadi konsentrasi pelanggan yang sedang menggunakan berbagai jenis layanan.

Selain itu, XL juga akan dapat lebih optimal untuk dapat memberikan layanan yang lebih baik dengan penawaran value yang lebih sesuai dengan perilaku pelanggan tersebut, sehingga pelanggan dapat merasakan kesesuaian dan ketepatan antara kebutuhan dengan layanan yang diberikan, sehingga pada akhirnya dapat mendorong pelanggan untuk lebih aktif lagi dalam menggunaan layanan-layanan yang disediakan oleh XL.

Optimalisasi penggunaan metode network analytics ini sejalan dengan upaya XL saat ini untuk melakukan transformasi bisnis, dimana salah fokusnya meraih pelanggan yang produktif.(sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here