Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Monday, 6 May 2013 • DAERAH

MATARAM - Selama enam bulan terakhir, jumlah pengangguran bertambah di Nusa Tenggara Barat (NTB). Kalau periode Agustus 2012 jumlahnya mencapai 109.948 orang maka per Februari 2013 bertambah menjadi 120.004 orang. Pada Februari 2013 tingkat pengangguran terbuka (TPT) terendah ada pada penduduk berpendidikan SMP yaitu sebesar 3,27 persen sementara TPT tertinggi pada jenjang pendidikan Universitas 8,73 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik NTB Soegarenda menjelaskan kenaikan pengangguran tersebut dalam paparan Berita Resmi Statistik Ketenagakerjaan di kantornya, Senin 6 Mei 2013. Menurutnya, dalam setahun terakhir, TPT pada semua jenjang pendidikan mengalami kenaikan. ‘’Kecuali pada jenjang pendidikan SMP dan SMK,’’ katanya.

Ia menjelaskan bahwa pada Februari 2013 terdapat 3.178 ribu tenaga kerja, sekitar 2.235 ribu orang diantaranya aktif dalam kegiatan ekonomi (Angkatan Kerja/AK) dan sisanya 942 ribu orang tidak aktif dalam kegiatan ekonomi (Bukan Angkatan Kerja/BAK). Dalam setahun terakhir (Februari 2012 – Februari 2013), AK bertambah sebanyak 53,9 ribu orang.

Pada Februari 2013, dari 2.235 ribu AK sekitar 120 ribu diantaranya masih dalam posisi mencari pekerjaan (Penganggur). Dalam setahun terakhir jumlah penduduk bekerja bertambah sebanyak 47 ribu orang. Jumlah penganggur meningkat sebanyak 6 ribu orang.

Pada Februari 2013, dari 2,115 juta orang penduduk bekerja, sekitar 824,8 ribu orang diantaranya bekerja tidak penuh (jam kerja kurang dari 35 jam perminggu). Dalam setahun terakhir, setengah penganggur menurun sebanyak 42,6 ribu orang, dan pekerja Paruh Waktu meningkat sebanyak 56,2 ribu orang.

Struktur lapangan pekerjaan pada Februari 2013 tidak berubah. Sektor Pertanian, Perdagangan, Jasa Kemasyarakatan dan Sektor Industri masih menjadi penyumbang terbesar penyerapan tenaga kerja di NTB. Dalam setahun terakhir sektor Konstruksi naik sebanyak 16 ribu orang (16,64 %), sektor Perdagangan naik sebanyak 36 ribu orang (8,36%) dan sektor Industri naik sebanyak 33 ribu orang (24,66%)

Turunnya penyerapan tenaga kerja Pertanian dan meningkatnya tenaga kerja Manufacture dan Services menjadi sinyal kemajuan pembangunan perekonomian. Dalam setahun terakhir, pertanian turun dari 937,5 ribu menjadi 917,5 ribu. Manufacture naik dari 275,8 ribu menjadi 309,4 Juta. Services naik dari 854,5 ribu menjadi 888,4 ribu.

Kegiatan formal dan informal dapat diidentifikasi berdasarkan status pekerjaan. Pada Februari 2013, sekitar 513 ribu orang (24,2%) bekerja pada kegiatan formal dan 1,602 juta orang (75,8%) bekerja pada kegiatan informal. Dalam setahun terakhir pekerja formal bertambah sebanyak 28,8 ribu orang dan pekerja informal bertambah sebanyak 18,8 ribu orang.(sk)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Recent Comments
» Perkara Sengketa Tanah Selong Belanak
09/13/2014 12:16 pm | 1 Comment
» Rawan Korupsi, KPK Awasi Dana Pendidikan
09/03/2014 11:28 am | 1 Comment
» KAPAS TEMUAN BATAN DITANGKARKAN DI LOMBOK BARAT
08/30/2014 10:17 am | 4 Comments
» Pergantian Tahun 2013 Di Kawasan Pantai Senggigi
08/28/2014 09:12 am | 1 Comment
» Pemkot Mataram Akan Benahi PKL Liar
08/25/2014 07:38 am | 2 Comments
Lomboknews.com - 2012 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com