Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Monday, 2 April 2012 • NASIONAL

MATARAM – Ombudsman membuka klinik pengaduan untuk warga kota Mataram dan sekitarnya selama tiga hari. Klinik pengaduan tersebut akan menerima segala pengaduan layanan publik yang mengecewakan warga. Dijamin akan diselesaikan masalahnya karena akan ditindak lanjuti secara terukur dalam waktu 14 hari. Rekomendasi yang dikeluarkan Ombudsman dijamin dipatuhi oleh lembaga yang diadukan warga.

Ketua Ombudsman Danang Girindrawardana bersama anggota Kartini Istikomah menjelaskan kesiapannya lembaganya yang bekerja secara independen untuk menerima segala pengaduan layanan publik tersebut kepada para tokoh masyarakat, kalangan akademisi dan pegiat lembaga swadaya masyarakat di Mataram, Senin 2 April 2012 petang.

Menurut Danang, selama setahun terakhir ini ntuk tingkat nasional Ombudsman sudah mengeluarkan 11 rekomendasi terbanyak masalah layanan pemerintah daerah, pertanahan, pendidikan, polisi. ‘’Ini yang paling banyak dilaporkan,’’ kata Danang yang mengatakan Ombudsman sebagai lembaga alternatif non peradilan. Secara nasional Obudsman sudah menerima 1.800 pengaduan.

Disebutnya, Ombudsman yang sudah bekerja sama dengan Kepala Kepolisian RI merupakan lembaga yang memiliki kewenangan pemanggilan paksa. Jika ada yang menghalangi tugasnya, bisa dikenai ancaman hukuman satu tahun penjara dan atau denda Rp2 miliar. ‘’Polisi saja sudah kawatir jika menerima panggilan Ombudsman,’’ ucapnya. Apalagi rekomendasi Ombudsman wajib dilaksanakan. Jika tidak, pihak yang terkena dan atasannya bisa menerima sanksi.

Dicontohkannya kasus tanah warga yang diklim sebagai tanah Pemerintah Kota Surabaya dijadikan kolam renang. Semula walaupun sudah ada keputusan kasasi Mahkamah Agung yang memenangkan warga, Pemerintah Kota Surabaya selama dua tahun mengabaikannya. ‘’Rekomendasu Ombudsman yang memaksa dalam waktu 60 hari dipatuhi,’’ ujarnya.

Petang tadi, Azrin dari LANDESANT memberikan pengaduan ketidak jelasan biaya pembuatan surat izin mengemudi (SIM) di Kepolisian Resor di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan pembuatan surat tanda nomor kendaraan di layanan kantor SAMSAT (sistem administrasi manunggal di bawah satu atap). Biaya pembuatan SIM yang mestinya kurang dari Rp150 ribu menjadi Rp250 ribu. Demikian pula dengan denda tindak pelanggaran yang diminta oleh polisi. Juga pembuatan paspor yang semestinya hanya Rp300an ribu menjadi hingga Rp1 juta.

Sekretaris Jenderal Jaringan Masyarakat Sipil Lombok Barat Lalu Suhaimi mengaku selama ini sejak 2007 sudah membuka 16 Pos Pengaduan Warga di enam kecamatan. Bahkan pernah menyelenggaran Complaint Day di Kecamatan Gunung Sari yang menerima adanya 600 pengaduan warga. Pengalaman warga yang mengadu ke kantor pemerintah, harus menanggung biaya transport berlipat kali. ‘’Tidak cukup sekali datang,’’ kata Suhaimi yang anggota Lembaga Studi Bantuan Hukum.

Selain itu, anggota Ombudsman Kartini Istikomah juga dijadwalkan berbicara di kantor Gubernur NTB Selasa 3 April 2012 pagi dan di kantor Bupati Lombok Tengah keesokan harinya. Rencananya, bulan depan Ombudsman akan membuka kantor perwakilan di Mataram untuk melayani pengaduan warga di NTB. Ini adalah bagian dari rencana membuka 15 kantor perwakilan sehingga keseluruhan akan menjadi 22 kantor perwakilan se Indonesia.(*)

2 Comments »
  • Salut, dan agar diteruskan praktek sambil sosialisasi lembaga ini.

    Comment by srnNTB — April 4, 2012 @ 3:34 am

  • salam kenal, sebelumnya

    Comment by suaeb — January 10, 2013 @ 3:46 pm

  • Leave a comment








    Recent Comments
    » Jet Star Tutup Rute Perth - Lombok, BPPD Rintis Bandung - Lombok
    10/02/2014 08:17 am | 4 Comments
    » POTENG JAJE TUJAK SEBAGAI MAKANAN KHAS WARGA SASAK DI LOMBOK
    09/21/2014 06:15 pm | 2 Comments
    » Perkara Sengketa Tanah Selong Belanak
    09/13/2014 12:16 pm | 1 Comment
    » Rawan Korupsi, KPK Awasi Dana Pendidikan
    09/03/2014 11:28 am | 1 Comment
    » KAPAS TEMUAN BATAN DITANGKARKAN DI LOMBOK BARAT
    08/30/2014 10:17 am | 4 Comments
    Lomboknews.com - 2012 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com