Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Sunday, 22 January 2012 • DAERAH

MATARAM - Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami teror bom kulit buah dan kertas, Ahad 22 Januari 2012 pagi tadi. Lokasinya di anak tangga paling bawah setelah utara timur gedung Graha Bhakti Praja di Sekretariat Daerah NTB. Dikemas dalam kotak kaleng biskuit warna hijau bertulisan Bom diledakkan oleh Tim Gegana polda NTB, pukul 11.45 siang ini. Ini adalah teror kedua kalinya terjadi setelah libur Natal 2011 yang lalu, terjadi pemecahan kaca pintu pintu menuju ruang tunggu Gubernur NTB.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) NTB Ibnu Salim yang dihubungi, menjelaskan bahwa temuan kaleng yang dilakban dalam bungkusan kantong plastik tersebut dilihat pertama kali oleh staf sound sistem di sana, Muhrim. waktunya sekitar pukul 06.30. Ketika kontrol rutin oleh piket Sat Pol PP sebelum pukul 6 pagi, belum ada bungkusan tersebut. ”Jam segitu masih agak gelap. Sempat dibuka kantong plastiknya ada tulisan bom di kertas yang menempel,” kata Ibnu Salim.

Untuk mencegah timbulnya korban, semula Ibnu Salim meminta untuk melapor kepada Kepolisian Resort (Polres) Mataram. ”Jangan sampai timbul korban seperti ledakan bom buku di Jakarta itu,” ujarnya. Diantaranya datang Kepala Satuan Reserse Kriminal Ajun Komisaris M Salehudin. Namun polisi kemudian mendatangkan Tim Gegana. Sementara sebelum datangnya tim Gegana, polisi sudah memasang police line. Pagi itu, di lantai atas gedung Graha Bhakti Praja ada kegiatan oleh lembaga luar yang menyewa lokal tersebut.

Sewaktu menggunakan peralatan deteksi bom, ternyata tidak ada respon yang menandakan isinya barang elektronik. setelah mempersiapkan peralatannya, dilakukan peledakan bungkusan kaleng tersebut di sebelah timur gardu listrik di sekitar saluran air, di bawah pohon mahoni atau di sebelah utara dari gedung Graha Bhakti Praja. Ternyata isinya serpihan kertas dan sepertinya kulit buah manggis. ”Ya ini teror bom manggis,” ucapnya seraya tertawa.

Peristiwa ini sudah dilaporkan kepada Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi yang sedang dalam perjalanan pulang dari Jakarta, Wakil Gubernur NTB Badrul Munir, dan Sekretaris Daerah NTB Muhammad Nur. ”Ya kami harus meningkatkan pengamanan obyek vital di sini,” katanya.

Kejadian tersebut tidak ingin terulang lagi mengingat NTB sedang menggalakkan kunjungan wisata melalui Visit Lombok Sumbawa 2012 yang memasang target satu juta wisatawan. Selain itu, aparat keamanan juga diminta untuk mengusut pelakunya. apalagi, di luar hari kerja pintu dalam keadaan tertutup untuk umum.(*)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com