Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Thursday, 29 December 2011 • HANKAM

MATARAM - Sebanyak 65 orang anggota polisi yang bertugas di Sape Bima diperiksa kaitan dengan peristiwa penghalauan pendemo dan pemblokiran Pelabuhan Penyeberangan ASDP di Sape, Sabtu 24 Desember 2011 lalu.

Mereka adalah anggota polisi yang bertugas di wilayah tertentu yang menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka di pihak masyarakat. ”Karena sudah dibagi tugas bisa diketahui yang tidak disiplin,” kata Wakil Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Wakapolda NTB) Komisaris Besar Martono, Kamis 29 Desember 2011 pagi.

Ia menjelaskan dalam acara jumpa publik yang diadakan di Markas Polda NTB. Menurutnya penegakan hukum sudah didukung oleh Mabes Polri dan Puslabfor yang berkaitan dengan senjata api yang digunakan anggota. ”Sehingga kemungkinan ditemukan bukti,” ujarnya.

Situasi di Kecamatan Lambu yang sempat tertutup untuk orang luar setelah peristiwa Sape, telah terbuka sejak Rabu 28 Desember 2011 sore. Markas Kepolisian Sektor Lambu yang juga dirusak warga, telah membuka pelayanan masyarakat menggunakan tenda.

Polisi juga sedang melakukan mediasi terhadap dua kelompok pro dan kontra tambang agar tidak berkelanjutan bermusuhan karena cukup banyak yang dirusak rumahnya.

Kepala Bidang Humas Polda NTB Ajun Komisaris Besar Sukarman Husein mengatakan polisi yang masih di-BKO-kan di Kecamatan Sape sebanyak lebih 897 personil. ”Kami, termasuk polisi wanita tetap berada di sini, ” kata Sukarman. Di sana juga ada 202 anggota Brimobda Polda NTB dan 140 anggota Brimob Poda Jawa Timur.

Ketua Badan Kehormatan Rakyat NTB yang juga bekas anggota DPR RI Mesir Suryadi meminta agar polisi tidak menjadi alat birokrat pemerintah daerah. Padahal tugas polisi sudah sangat banyak. ”Kasarnya jangan mau dijadikan centeng,” ucapnya sewaktu memperoleh kesempatan berbicara.

Sedangkan warga yang ditetapkan sebagai tersangka sebanyak 47 orang – 9 (tiga perempuan dan enam anak) ditangguhkan penahanannya.(*)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Recent Comments
» Teluk Ekas Lombok Penghasil Tunggal Bibit Udang Lobster
12/16/2014 11:27 pm | 2 Comments
» Pungutan Tunjangan Sertifikasi Guru Di Lombok Timur Dan Mataram
12/14/2014 10:37 pm | 4 Comments
» Lima Buku Mendukung Pariwisata NTB
11/21/2014 09:28 pm | 1 Comment
» KOMUNITAS KAMPUNG MEDIA DI NTB
11/05/2014 02:16 pm | 10 Comments
» 311.394 PELANGGAN LISTRIK TIDAK TERKENA KENAIKAN TDL
10/29/2014 12:27 am | 1 Comment
Lomboknews.com - 2012 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com