MATARAM – 16 hotel berbintang di kawasan wisata Senggigi dan Gili Trawangan sudah dinyatakan penuh untuk menyambut Tahun Baru 2012. Bahkan ada yang menaikkan tarif kamar, menetapkan minimum tinggal selama tiga hari maupun mengharuskan membeli paket dinner pada menjelang tahun baru.
Ketua Lombok Hotel Association (LHA) Marcel Navest menjelaskan bahwa wisatawan yang datang tidak hanya nusantara tetapi juga mancanegara. ‘’Mulai Rabu besok kamar hotel sudah dinyatakan penuh,’’ katanya, Selasa 27 Desember 2011 pagi.
Pemilik hotel Puri Bunga di atas salah satu bukit di Senggigi ini menyebutkan 50 kamar hotelnya dari yang terendah tarifnya Rp400 ribu menjadi Rp600 ribu. Jun Hariasa dari Vila Ombak di Gili Trawangan juga menjelaskan penuhnya 115 kamar hotelnya mulai hari ini. ‘’Harganya juga naik,’’ ucapnya, tanpa menyebut nilainya segera menutup telpon karena harus melayani tamu yang datang.
Sheraton Senggigi mengharuskan tamunya menginap tiga hari di sana. Pada hari Sabtu 31 Desember nanti tidak ada yang check in dan check out. Bahkan sejak dua minggu lalu hunian 154 kamarnya superior, delux, suite telah dinyatakan penuh. ‘’Banyak waiting list yang tidak mungkin bisa dipenuhi,’’ ujarnya.
Harga kamarnya mulai dari superior Rp1,6 juta harus ditambah paket dinner per orang Rp1 juta jadi perkamarnya untuk dua orang menjadi Rp3,6 juta. Ia merinci menjelang tahun baru 2012 ini, 60 persen adalah tamu nusantara, disusul Australia, Rusia, Jerman, Inggris.
Senggigi Beach Hotel yang perintis hotel di Senggigi memiliki 150 kamar dan 16 vila, juga menerapkan status waiting list lebih dari 20 orang. Sales Marketing Manager Senggigi Beach Hotel (SBH) Okayana menyebutkan tidak mungkin bisa ada yang kosong. Paket Tahun Baru yang wajib dibeli tamu menginap dihargai Rp850 ribu ditambah pajak 21 persen. ‘’Ada atraksi musiknya,’’ katanya.(*)

