MATARAM – Pencapaian target penduduk ber-KTP elekronik di kota Mataram terkendala kurangnya peralatan. Dari kebutuhan minimal tiga set ternyata baru tersedia dua set. Ada tambahan satu set lagi namun belum lengkap sehingga tidak bisa dioperasikan. Sampai 4 Desember lalu, penduduk yang sudah melakukan pembuatan e-KTP baru mencapai 71.033 orang dari target 300 ribu orang penduduk pada akhir Desember 2011 nanti.
Kepala Bidang Informasi Administrasi Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Mataram Sirajudin menjelaskan, peralatan yang tersedia belum memenuhi kebutuhan. ‘’Tambahan pinjaman belum lengkap,’’ katanya, Kamis (8/12-2011) siang.
Menurutnya, untuk kecamatan yang jumlah penduduknya diwajibkan memiliki KTP – berusia 17 tahun – sampai dengan 40 ribu jiwa perlu menggunakan tiga set. Sedangkan yang lebih dari 40 ribu jiwa memerlukan empat set.
Camat Sandubaya Chairul Hidayat menyebutkan ada 47 752 jiwa penduduk Sandubaya yang harus disiapkan e-KTPnya. Sampai 4 Desember lalu baru mencapai 10.229 orang. ‘’Ini program pemerintah. Gratis, Tidak bayar. Kalau setelah ini, biayanya Rp300 ribu,’’ ujarnya.
Di kantor Camat Sandubaya, setiap harinya melayani 200 orang untuk diproses mulai dari sidik jarinya, iris mata hingga pemotretan. Untuk percepatan, ditargetkan sehari bisa melayani 400 orang.
Camat Cakranegara Akhsanul Khalik menjelaskan peningkatan dua tahapan kerja, mulai pukul 8 pagi sampai 5 sore dan mulai 5 sore sampai 11 malam. ‘’Sehari bisa 450 orang,’’ ucapnya. Di Cakranegara ada 49.500 orang penduduk yang wajib KTP. Hingga Rabu (7/12-2011) malam baru 16.900 orang yang menyelesaikan prosesnya.(*)

