MATARAM - Sebuah rumah sakit swasta bertaraf modern RS Harapan Keluarga di Mataram diresmikan oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (24/11-2011) siang. Dibangun di lahan seluas 2,7 hektar, berlantai delapan yang dilengkapi lift diharapkan bisa memenuhi kebutuhan warga Mataram dan sekitarnya. Letaknya di belahan timur kota Mataram.
Di sana, yang memiliki 122 kamar dilengkapi fasilitas radiologi : tanpa kontras, fluoroscopy (dengan kontras), dental x-ray, USG 3D (ultrasonography), CT Scan MSCT 128 Slice dan MRI (Magnetic Resonan Imaging) 1,5 Tesla. Juga menggunakan Pneumatic Tube Transport system untuk distribusi obat dari farmasi, pengiriman sampel ke lalboratorium dan ataupun ke unit lainnya. ”Semuanya computerized sehingga tidak ada limbah yang dapat mencemari lingtkungan,” kata Direktur PT Mataram Sentra Medika (MSM) Jefri Sugianto. MSM adalah perusahaan yang mendirikan RS Harapan Keluarga.
Selama ini tidak sedikit warga kota Mataram dan sekitarnya se NTB yang pergi keluar daerah untuk mendapatkan layanan perawatan yang dibutuhkan. diantaranya ke Singapura, Jakarta, Surabaya atau Denpasar. Direktur Operasional RS Harapan Keluarga dr. Cherry Sari Tjahja menjelaskan kelengkapan peralatan medis menjadi alternatif pilihan. ”Mudahan bisa mampu melayani wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara,” ujar Cherry.
RS Harapan Keluarga yang didukung 70 orang dokter yang terdiri 16 jenis spesialis : anak, kebidanan dan kandungan, penyakit dalam, saraf, THT, mata, kulit dan kelamin, kedokteran jiwa, jantung dan pembuluh darah, bedah umum, bedah saraf, orthopedi, urologi, paru, gizi, akupuntur dan klinik gigi.
Wakil Gubernur NTB Badrul Munir mengharapkan orang luar daerah NTB banyak yang datang berobat ke RS Harapan Keluarta. Tetapi selain itu, harapannya adalah tidak bertindak eksklusif sehingga masyarakat miskin tidak dilayani. ”Jangan sampai mengecewakan,” ucapnya.
Cherry berjanji akan melakukan komunikasi dengan pemerintah daerah agar bisa memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat miskin yang menggunakan jaminan sosial kesehatan. ”Kan peduli sehat. Semua kami layani,” katanya.
Di sana tersedia ruang perawatan mulai dari tarif Rp150 ribu (Standar C) hingga Rp1 juta (VIP) semalam.
Sebelumnya, di Mataram sudah ada RSU Provinsi NTB, RSU Mataram, RS Islam Siti Hajar, RS Risa Sentra Medika.dan RS Bio Medika.
Walikota Mataram Ahyar Abduh mengaku tidak masalah adanya RS Harapan Keluarga ini. Menurutnya, bisa menjadi mitra RSU Mataram yang telah beroperasi sejak dua tahun terakhir. ”Perlu didukung. Ini kan berlomba-lomba dalam kebaikan,” ujarnya. Apalagi jumlah penduduk kota Mataram sudah membesar telah mencapai 400 ribu jiwa.(*)

