NUSA DUA-BALI - KTT ASEAN Plus Tiga (ASEAN+3) dimulai dengan KTT ke-14 ASEAN-China dan peluncuran China Center. ASEAN-China Center tersebut menandai Peringatan KTT antara ASEAN dan China sebagai mitra sahabat yang baik dengan prinsip saling percaya, yang dibentuk pada Desember 1997; Kemudian, KTT ke-14 ASEAN-Jepang yang dilanjutkan dengan jumpa pers oleh wakil sekretaris kabinet untuk bidang umum pada kantor Perdana Menteri, dan sekretaris jenderal Pusat ASEAN-Jepang di Media Center BNDCC.
KTT-14 ASEAN+3 mengeluarkan pernyataan bersama tiga Negara – China, Jepang, Korea dan ASEAN, “Kami mengakui kemajuan yang dibuat oleh Kerjasama ASEAN+3, dan kemajuan dalam pelaksanaan Pernyataan Bersama ke-2 tentang Kerjasama Asia Timur dan Rencana Kerja Kerjasama ASEAN+3 (2007-2017)”. “Kami menyatakan kembali bahwa proses ASEAN+3 akan terus berlangsung sebagai wahana utama untuk tujuan jangka panjang dalam membangun komunitas Asia Timur dengan ASEAN sebagai kekuatan pendorong”.
Saat Kepala-Kepala Negara ASEAN telah menandatangani Bali Concord III, semangat untuk berpartisipasi lebih besar dan untuk memberi kontribusi dalam mencapai dunia yang lebih damai, adil, demokratis dan sejahtera yang melekat pada setiap negara-negara anggota ASEAN, pula lebih berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi global yang kuat dan menciptakan ekonmomi global yang berimbang.
Pernyataan bersama itu selanjutnya menyatakan,“Kami lebih lanjut menyatakan kembali pentingnya Kerjasama ASEAN+3 dalam menjaga dan memperkuat perdamaian dan stabilitas sebagai keadaan yang tidak bisa dikesampingkan dalam pembangunan ekonomi di kawasan ini dan setuju untuk memperdalam kerjasama politik dan keamanan di antara negara-negara ASEAN+3”.
KTT ASEAN dan KTT ASEAN+3 yang berlangsung selama dua hari di Bali Nusa Dua pada Kamis (17/11) dan Jumat (18/11) menunjukan kulminasi upaya-upaya Indonesia guna mencapai wilayah yang lebih damai, demokratis dan sejahtera.
Peran aktif ASEAN dalam menangani masalah-masalah mendasar menunjukkan kemampuannya memainkan peran mediator untuk China, Jepang dan Korea Selatan dalam ASEAN+3.(*)

