MATARAM – Penerbangan Garuda dari Mataram tujuan Jakarta pagi ini berjalan normal. GA 431 yang terjadwal terbang pukul 06.55 dipiloti oleh Kapten Bambang Sudono mengangkut 137 orang penumpang kelas ekonomi dan lima orang penumpang kelas bisnis. Awak pesawat tersebut tiba di Selaparang Rabu (27/7-2011) sore kemarin sesuai jadwal penerbangan GA 430 pada pukul 13.30.
MATARAM – Bertempat di halaman Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), para karyawan Pemerintah Provinsi NTB bersama ratusan orang warga Mataram nonton bareng filem Serdadu Kumbang, Rabu (27/7-2011) malam. Filem ini adalah produksi Alenia Pictures yang dibuat bersama PT Nemwont Nusa Tenggara (NNT) untuk memperkenalkan daerah terpencil Dusun Mantar di Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).
MATARAM – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi menegaskan bahwa perusahaan memiliki kewajiban untuk peduli kepada masyarakat di sekitar wilayah usahanya. Bantuan yang diberikan bukan sebagai bentuk kemurah hatian. Namun sebagai tanggung jawab sosial melalui pemberian kontribusi demi pengembangan masyarakat.
MATARAM – M Ali Gani selaku orang tua Pemimpin Pondok Pesantren Umar bin Khattab (Ponpes UBK) di Desa Sanolo Kecamatan Bolo Kabupaten Bima Abrori, 36 tahun, mengaku tidak tahu kegiatan anaknya yang diduga terorisme. Karena itu, ia menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkaranya secara hukum. Rencananya, Abrori didampingi oleh anggota Tim Pembela Muslim yang ditunjuknya.
MATARAM - Pemerintah tidak akan menambah jumlah armada kapal ferry pada lintasan penyeberangan Lembar (Lombok Barat) - Padangbai (Bali) dan Labuhan Kayangan (Lombok Timur) - Poto Tano (Sumbawa) untuk angkutan laut Lebaran 1432 H mendatang.
MATARAM – Sampai bulan Agustus 2011 nanti, hunian kamar hotel di Nusa Tenggara Barat (NTB) dipastikan masih penuh. Acara MICE (Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition) masih dijadwalkan berlangsung di Lombok. Hotel-hotel di kawasan wisata Senggigi dan Gili Trawangan masih dinyatakan penuh sehingga rencana berkunjung dadakan dipastikan sulit untuk mendapatkan kamar.
MATARAM – Alasan pemusatan penyelesaian perkaranya, Minggu (24/7-2011) malam, jam 19.30 empat orang tersangka kasus dugaan bom rakitan di Pondok Pesantren Umar Bin Khattab (Ponpes UBK) di Desa Sanolo Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, dipindahkan ke markas Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB). Mereka adalah MA, 17 tahun, warga Desa OO Kabupaten Dompu, RHS, 22 tahun, warga Kelurahan Pane, Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima, RIU, 32 tahun, warga Desa Talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima.