MATARAM – Sampai bulan Agustus 2011 nanti, hunian kamar hotel di Nusa Tenggara Barat (NTB) dipastikan masih penuh. Acara MICE (Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition) masih dijadwalkan berlangsung di Lombok. Hotel-hotel di kawasan wisata Senggigi dan Gili Trawangan masih dinyatakan penuh sehingga rencana berkunjung dadakan dipastikan sulit untuk mendapatkan kamar.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB Lalu Gita Aryadi menyatakan target Visit Lombok Sumbawa 2012 atau Tahun Kunjungan Wisata Lombok Sumbawa 2012 sebanyak satu juta wisatawan diyakini tercapai. ‘’Pertumbuhan industri pariwisata selama setahun ini meningkat,’’ ujarnya, Ahad (24/7-2011) malam.
Dalam setahun mendatang, jumlah kamar hotel di NTB akan bertambah 1.000an unit. Tidak hanya di Senggigi, Gili Trawangan tetapi juga di kawasan wisata Mandalika di selatan Kabupaten Lombok Tengah yang ditinggalkan oleh Emaar Properties asal Dubai Uni Emirat Arab.
Menurut Gita Aryadi, selama ini jumlah kamar hotel bintang sebanyak 2.500 unit dan non bintang 4.800 unit. Untuk mengisi kamar-kamar tersebut sejak tiga tahun terakhir, pelaku pariwisata di NTB telah mampu menghidupkan wisata MICE. Jadi bukan semata mendatangkan wisatawan mancanegara saja. ‘’Wisatawan nusantara sangat potensial. Pendapatan juga dinikmati masyarakat di daerah,’’ katanya di sela Festival Lombok Begending Begendang (FLBB) 2011 yang berlangsung di Monumen Bumi Gora.
Data Badan Pusat Statistik NTB bulan Mei 2011 lalu menyantumkan rata-rata tingkat penghunian kamar hotel bintang mencapai 47,40 persen dan non bintang 27,84 persen. Jumlah tamu yang menginap di hotel bintang 23.491 orang dan rata-rata lama menginap setiap orang 2,44 hari. Selama lima bulan terakhir Januari-Mei 2011, NTB dikunjungi 107.332 orang wisatawan yang menginap di hotel berbintang. Tamu dalam negeri 86.024 orang dan tamu asing 21.308 orang.
Selama setahun ini, untuk memikat calon wisatawan selain menawarkan potensi sebagai tuan rumah MICE juga menyelenggarakan berbagai festival seperti Festival Kuda di Bima, Festival Lakey di Dompu diantaranya selancar internasional, dan FLBB di Mataram.(*)

