Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Thursday, 21 July 2011 • DAERAH

MATARAM – Kondisi jalan nasional dan provinsi di Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam kondisi parah. Di pulau Sumbawa, di ruas jalan nasional sepanjang 432 kilometer utamanya ruas Sumbawa Besar – Dompu sampai 65 persen dalam keadaan rusak. Waktu tempuh Mataram – Bima yang semula bisa ditempuh selama 12 jam menjadi 18 jam. Pembangunan dan perbaikan jalan yang dibiayai dana The Eastern Indonesia National Road Improvement Project (EINRIP) asal Australia sejak 2008 untuk jalan sepanjang 80 kilometer belum selesai dikerjakan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum NTB Dwi Sugiyanto mengakui belum terselesaikannya pembangunan jalan ini menyebabkan askes dan mobilitas darat sangat terganggu. Walaupun sudah dilakukan proses desain dan pelaksanaan konstruksinya. ‘’Rendahnya kondisi jalan ini menyebabkan biaya produksi tinggi,’’ kata Dwi Sugiyanto sewaktu dikonfirmasi, Kamis (21/7-2011) siang.

Di jalur Sape Kabupaten Bima – Mataram seharinya ada 2.000 unit kendaraan yang melintasi setiap harinya. Utamanya transportasi bis malam dan truck besar yang tidak hanya tujuan Bima namun keperluan angkutan barang kebutuhan ekonomi sampai Nusa Tenggara Timur.

Adapun jalan provinsi sepanjang 1.742 kilometer juga rusak 60 persen. Di pulau Sumbawa sekitar 1.100 kilometer kinerjanya hanya 40 persen baik. Sedangkan panjang jalan provinsi di Lombok seajuh 600 kilometer sekitar 60 persen yang baik. Karena itu Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB menyiapkan Percepatan Infrastruktur Jalan Strategis Provinsi dengan biaya tahun jamak 2011 – 2013. Pembayarannnya dilakukan mulai Juli 2011 sampai dengan Nopember 2012.

Juru bicara Pemprov NTB Lalu Moh.Faozal menjelaskan bahwa panjang jalan provinsi yang dipulihkan kondisinya sejauh 323,8 kilometer. Pembiayaan yang disiapkan selama tiga tahun (2011-2013) sebesar Rp457 kilometer. Di pulau Lombok 41 persen atau sepanjang 134 kilometer yang biayanya Rp181 miliar dan di pulau Sumbawa 59 persen atau sepanjang 188 kilometer biayanya Rp181 miliar. ‘’Kontrak proyek sudah dilakukan 27 Juni lalu,’’ ujarnya. Pelaksanaan konstruksinya dimulai Juli 2011 dan selesainya Nopember 2012.

Untuk pulau Sumbawa, pekerjaan pertama akan dimulai di Desa Moyo Hulu, Sabtu (23/7-2011).(*)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com