Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Thursday, 14 July 2011 • DAERAH

MATARAM – Polisi mendapatkan temukan sketsa Polsek Madapangga di Kabupaten Bima di rumah korban ledakan bom Ustad Firdaus, di Desa OO Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu. Disitu ada data target mereka, antara lain ada nama Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Bolo Kabupaten Bima dan seluruh anggota Polsek Bolo. Juga ada nama anggota Buser Polres Bima Kota Guntur. Namanya tertulis dalam buku yang ditemukan di dalam rumahnya.

‘’Ini temuan yang signifikan,’’ kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat Ajun Komisaris Besar Sukarman Husein, Kamis (14/7-2011) malam.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kamis (30/6-2011) dini hari pukul 3.40 waktu setempat, seorang anggota Polsek Bolo Brigadir Rokhmad Saifuddin tewas akibat tusukan dari santri Pondok Pesantren Umar Bin Khattab (Ponpes UBK) Umar Sa’ban bin Arahman, 20 tahun, yang berpura-pura hendak melapor. Ustad Firdaus adalah pengajar Ponpes UBK asal Desa OO yang tewas, Senin (11/7-2011).

Sampai Kamis (14/7-2011) siang polisi menemukan sejumlah senjata tajam dan berbagai rakitan bom di kompleks Ponpes UBK di Desa Sanolo Kabupaten Bima dan di rumah pribadi Ustad Firdaus di Desa OO Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu yang tewas karena ledakan bom, Senin (11/7-2011) sore lalu.

Jumlahnya cukup banyak. Di kawasan Ponpes UBK didapati 150 busur panah, 165 anak panah, 42 ketapel, 10 golok, sembilan pisau belati, 200 keping CD, 20 samurai, 13 botol bom molotov.

Diperoleh info lain dari Kabupaten Bima, sampai Kamis (14/7-2011) sore tadi, ada dua orang santri Ponpes UBK dikawal polisi untuk mencari lokasi senjata api yang disembunyikan di kebun. Mereka adalah Rahmat Hidayat, 22 tahun dan Mustamin, 38 tahun warga Desa Woja Kabupaten Dompu. Keduanya dikawal oleh anggota pasukan Detasemen Khusus 88 dan tim Penjinak Bom menelusuri persembunyian senjata api tersebut sesuai pengakuan mereka.(*)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com