Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Saturday, 9 July 2011 • PERTANIAN

MATARAM – Menggunakan benih varietas padi Bestari temuan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), kelompok tani Kembang Sari di Kelurahan Jempong Baru Kota Mataram Nusa Tenggara Barat melakukan panenan, Sabtu (9/7-2011). 32 orang anggota kelompoknya menguji coba tanaman Bestari ini pada lahan seluas 20 hektar. Hasilnya, dihitung secara ubinan mendapatkan hasil 7,5 ton per hektar. Ini lebih banyak dibanding rata-rata produksi padi di NTB yang kurang dari lima ton.

Panenan dilakukan oleh Kepala BATAN Hudi Hastowo bersama Sekretaris Daerah Mataram Lalu Makmur Said langsung di area sawah milik Gede Sujana, 60 tahun. Dua orang anggota DPR RI Rachmat Hidayat dan Muhammad Syafrudin asal daerah pemilihan NTB juga ikut memanen. ‘’ Padi Bestari lebih bagus sekarang ini,’’ kata Sujana membandingkan dengan hasil tanaman benih pada sebelumnya, IR 64. Anakannya lebih banyak dan butir padinya lebih gemuk.

Menurutnya, di lahan sawahnya seluas 30 are, sebelumnya mendapatkan panenannya 2,1 ton. Kalau semula menggunakan benih IR 64 perhektarnya sebanyak 50 kilo sewaktu menanam Bestari ini sekitar 30 kilo saja. Selain itu, ia mengatakan butiran padinya lebih gemuk

Sekretaris Daerah Kota Mataram Lalu Makmur Said mengatakan masalah semakin menyempitnya lahan sawah di kota Mataram. Sangat tinggi konversi lahan pertanian. Karena itu butuh prioritas dan pengaturan pola tanam. ‘’Hendaknya Mataram dijadikan pusat pembibitan karena tidak potensial untuk meningkatkan produksinya,’’ ujarnya.

Kepala BATAN Hudi Hastowo menerangkan bahwa tidak perlu ada ketakutan jika disebutkan menggunakan teknologi nuklir. Diakuinya adanya kekawatiran mengingat konotasinya bom dan kecelakaan radiasi. ‘’Dibalik yang berbahaya itu ada sisi positifnya,’’ ucapnya. Radiasi bisa disamakan dengan jika menggunakan rontgen untuk pemeriksaan kesehatan.

BATAN tidak hanya menghasilkan padi tetapi juga kapas, kacang hijau dan kedele. Padi Bestari adalah temuan varietas padi ke-15. Namun, sejak Maret 2011 lalu, BATAN juga menghasilkan varietas ke-16 Inpari Sidenuk yang tahan wereng. ‘’Sudah banyak permintaan,’’ katanya.(*)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Recent Comments
» MENGENAL SUDIRMAN SEBAGAI PERINTIS ARTSHOP DI LOMBOK
08/22/2015 05:31 am | 1 Comment
» Pilkada Tidak Perlu Ditunda 2017
08/07/2015 06:24 pm | 1 Comment
» Lombok Ultra Triathlon Diikuti 540 Peserta Dari 36 Negara
08/06/2015 07:46 am | 1 Comment
» Pemprov NTB Gandeng RRT Bangun Jalur Sutra Dunia Abad 21
06/27/2015 08:14 am | 1 Comment
» BANYUMULEK MENGHASILKAN KOMODITI EKSPOR GERABAH
06/07/2015 11:01 pm | 4 Comments
Lomboknews.com - 2012 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com