MATARAM – Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap Sa’ban Arahman, 18 tahun, santri Pondok Pesantren Umar bin Khattab sebagai pelaku penusukan terhadap anggota Kepolisian Sektor Bolo di Kabupaten Bima Brigadir Rokhmad Syaifudin, 30 tahun hingga tewas.
Kepala Kepolisian Resort Bima Ajun Komisaris Besar Fauza Barito mengatakan pemeriksaan masih dikembangkan. ‘’Yang diperiksa yang bersangkutan termasuk orang terdekatnya,’’ kata Fauza menjawab konfirmasi, Minggu (3/7-2011) malam.
Ia mengatakan tidak bisa menyatakan Sa’ban itu tidak tahu asal usulnya atau anggota Jamaah Anshorut Tauhid (JAT). ‘’Bukan dicari apakah dia dari JAT,’’ ujarnya kemudian.
Sebelumnya, Amir JAT Ustad Abdul Hakim menyangkal kalau Sa’ban menjadi anggota JAT yang mendatangi Markas Polsek Bolo dan kemudian melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam kepada Rokhmad Syaifudin di tempatnya bertugas, Kamis (30/6-2011) dini hari pukul 03.40 waktu setempat. ‘’Tuduhannya terlalu cepat. Dasarnya apa dikaitkan dengan JAT,’’ ucapnya. Karenanya, JAT akan menemui Kapolres Bima.
Menurut juru bicara Polda NTB Ajun Komisaris Besar Sukarman Husin, Rokhmad tewas setelah mengalami penusukan di tempat jaga. Ia mengalami luka robek dan gores di tangan kanan dan pelipis kanan. Karena perdarahan serius, sekitar jam 4 meninggal sebelum sampai di Puskesmas Bolo. ‘’Pelaku berpura-pura melapor lalu menusuk korban yang sedang sendirian menggunakan senjata tajam,’’ ujar Sukarman. Rokhmad yang tujuh tahun bertugas di Polsek Bolo meninggalkan seorang istri dan seorang anak.
Sa’ban Umar, pada saat itu juga berhasil ditangkap oleh anggota polisi lainnya setelah mendengar terjadinya keributan di tempat jaga. ‘’Pelaku sudah dinyatakan sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan. Kemungkinan tidak sendirian,’’ ujar Sukarman.
Dari pemeriksaan yang dilakukan Sa’ban mengaku beralasan polisi kafir karena menjalankan UU pemerintah yang bertentangan dengan syariat Islam. Setelah dilakukan penggeledahan di rumahnya, penyidik menemukan CD, brosur, parang dan buku bernuasa jihad.(*)

