Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Sunday, 26 June 2011 • INTERNASIONAL

RNW - Media Belanda memberitakan, jumlah orang kaya di Belanda tahun 2010 adalah yang tertinggi dalam sejarah. Ada 134.000 jutawan Belanda yang punya kekayaan paling sedikit 1 juta dolar.

Jumlah ini sangat tinggi mengingat saat ini masih krisis ekonomi dunia. Demikian hasil penelitian tahunan yang dilakukan bank bisnis Merrill Lynch.

Mentalitas VOC
Pertumbuhan angka jutawan Belanda ini naik 10,2% lebih tinggi dari rata-rata di Eropa 6,3 persen. “Ini karena mentalitas VOC,” jelas seorang konsultan Merrill Lynch. “Investor Belanda lebih berani menanamkan modalnya di negara-negara yang ekonominya mulai melonjak dibandingkan jutawan Eropa lainnya.”

Tidak hanya jutawan Eropa yang bertambah jumlahnya, pertumbuhan ini juga terlihat di Asia. Jumlah total jutawan di dunia tahun 2010 mencapai 10,9 juta orang. Kekayaan mereka bersama mencapai total 42.000 miliar dolar.

Jutawan paling banyak dijumpai di Amerika, Jepang dan Jerman, yakni 53 persen. Sisanya tinggal di Asia dan Timur Tengah.

Indonesia
Usia para jutawan ini biasanya 67 tahun, lebih banyak laki-laki daripada perempuan. Jutawan muda banyak dijumpai di Asia. Usia mereka antara 31 hingga 45 tahun. Di Indonesia jumlah jutawan tahun 2010 menanjak 23,8 persen, baru kemudian Singapura dan India.

Sementara Hongkong menempati tempat pertama dengan 33,3 persen.

Seni dan perhiasan
Para jutawan ini menjadi kaya biasanya karena berbisnis, punya perusahaan sendiri. Sementara itu 30 persen dari penghasilan mereka digunakan untuk membeli barang-barang yang menaikkan status seperti mobil mewah, pesawat terbang pribadi dan kapal pesiar. Setelah itu baru barang-barang seni serta perhiasan.

Sementara di Asia justru sebaliknya, orang-orang kaya sangat suka perhiasan dan tidak begitu mempedulikan barang seni. Yang pasti tidak jelas apa rahasia utama mengapa orang menjadi jutawan. Apakah mereka kaya karena mengambil untung dari orang lain atau karena semua orang punya penghasilan yang lebih baik? Demikian harian De Volkskrant.(*)

1 Comment »
  • Di Indonesia, orang kayanya banyak berkurang. Sebagian besar dari mereka lari ke Singapura. Kekayaan mereka adalah hasil kerja keras berkolusi dengan pejabat. Singapura dan Indonesia punya hubungan emosional yang sangat tinggi dalam hal ekstradisi. Singapura negara ibarat hotel bagi koruptor Indonesia. Indonesia dengan pejabatnya, enggak perlu lari jauh-jauh kan ?

    Comment by Udin — June 30, 2011 @ 10:02 am

  • Leave a comment








    Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com