MATARAM – Hari Jum’at (27/5-2011) pagi, melalui telekonferensi dari Jakarta Convention Center, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan meresmikan dilakukannya ground breaking lahan bendungan Pandan Duri Swangi di Kabupaten Lombok Timur. Pembangunan bendungan yang mampu mengairi sawah hingga 10.350 hektar di daerah selatan Lombok Timur. Dana yang dibutuhkan sebanyak Rp800 miliar, terinci Rp600 miliar untuk waduknya dan Rp200 miliar untuk keperluan salurannya.
Di Jakarta Convention Center, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan kegiatan utama Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Di sana akan dilakukan telekonferensi masing 10 menit ke Semaingke Sumatera Utara untuk proyek kelapa sawit PTPN III, broadband access PT Telkom, PLTA Peusangan PLN, Trough Broadband Acces National PT Telkom. Di Cilegon Jawa Barat meliputi proyek perluasan pabrik PT Astra, jalan tol akses ke Pelabuhan Tanjung Priok, proyek perluasan produksi PT Krakatau Steel.
Di Halmahera, ada proyek fernickel smelter, PLTS Miangas, PLTS Sebatik, Alumina Smelter Grid PT Antam. Di Timika Papua, terdiri dari jalan raya Timika - Nabire, jalan raya Merauke – Tanah Merah – Jayapura, proyek kabel laut Telkom Manado – Jayapura.
Bendungan Pandan Duri Swangi ini merupakan bendungan ke-10 yang dibangun di Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebelumnya, sejak 1980 hingga 2003 lalu, pemerintah sudah membangun simbilan bendungan, dua di Lombok Tengah yaitu Batu Jai dan Pengga. Tujuh di pulau Sumbawa adalah Mamak, Tiu Kulit, Batu Bulan, Plara, Sumi, Pela Parado.
Menurut Kepala Balai Wilayah Sungai I (NTB) Marsono, peresmian ground breaking bendungan Pandan Duri Swangi ini bersamaan dengan beberapa proyek lainnya. ‘’Ini bagian dari pelunduran masterplan percepatan dan perluasan pembangunan,’’ kata Marsono, Rabu (25/5-2011) siang.
Jika selesai dalam waktu lima tahun mendatang, pembangunan bendungan Pandan Duri Swangi selesai akan mengairi daerah irigasi (DI) Pandan Duri 2.478,5 hektar , DI Suwangi 2.621 hektar. Dan apabila mendapat tambahan pasokan air dari High Level Diversion (HLD) West Diversion dapat memberikan suplesi kepada sistem sungai Gambir seluas 3.162 hektar meliputi DI Ineratu, DI Pelapak, DI Penendem, DI Tundak, dan DI Pelambik. Dan apabila East Diversion diwujudkan akan menambah areal seluas 2.087 hektar di DI Sakra dan DI Kondak.
Pada waktu bersamaan ground breaking Pandan Duri Suwangi juga dimulainya perluasan bandara Ngurah Rai di Kabupaten Badung Bali, Bendungan Titab di Bali, pembukaan jalur baru Garuda, dan Trough Broadband Acces National. Kepala Kantor PT Telkom Mataram Jeky James Ndun menjelaskan selesainya proyek jalur internet kecepatan tinggi Mataram Kupang Cable System (MKCS). Proyek kabel data dan internet di darat maupun di dalam laut sepanjang 1.100 kilometer ini sudah selesai dibangun April 2011 lalu. ‘’Potensi data, internet dan voice luar biasa besarnya. Berapapun kecepatan yang dibutuhkan bisa dipenuhi,’’ kata Jeky James Ndun.(*)

