Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Tuesday, 26 April 2011 • PENDIDIKAN

MATARAM – Akibat kwalitas kertas lembaran jawaban ujian nasional (L-Jun) yang berbeda, pemindaian yang dilakukan Universitas Mataram (Unram) mengalami kendala. Pemotongan kertas L-Jun yang tidak merata atau karena tidak ditemukannya nomor paket ujiannya mengganggu kelancaran kerja pemindaian. Karenanya, harus dilakukan validasi dan verifikasi ke daerah.

Ketua Pengawas Ujian Nasional SMA/Madrasah Aliyah (MA) dan SMK di Universitas Mataram Prof.Dr.Agil Al Idrus M.Si mengatakan masih menyisakan 50 dari semula 200 L-Jun yang harus diverifikasi. Pengawas ujian harus menelusuri hingga ke daerah kota dan kabupaten se NTB. ‘’Kalau tidak terbaca, siswa bisa tidak lulus,’’ kata Agil, Selasa (26/4-2011) siang.

Dikatakannya, kwalitas kerrtas 44.119 L-Jun SMA dan MA lebih rendah dibanding kertas 12.254 L-Jun untuk SMK. Akibatnya, sewaktu dilakukan pemindaian karena kertas yang jelek itu mengeluarkan debu, mengalami macet. Masalah lain adanya pemotongan ID Mark yang tertera di L-Jun sehingga mesin pemindai tidak bisa membaca datanya, atau ada yang tidak lurusnya pemotongan kertas. Semula, pengawas ujian menggunakan petunjuk dari absen. Tetapi ternyata absen juga tidak lengkap. Padahal, batas akhir pemindaian L-Jun adalah 30 April mendatang.

Selain itu, ada delapan siswa yang mengikuti ujian dalam status tahanan. Diantaranya tiga orang di Bima, tiga orang di Lombok Timur dan seorang di Sumbawa. Semula ada seorang siswa yang mengikuti ujian di sekolah. Tapi pada hari kedua mengikuti ujian di penjara. ‘’Karena untuk mengamankan seorang peserta itu, polisi yang dikerahkan menjaga sebanyak satu truk,’’ ujar Agil.(*)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com