Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Wednesday, 6 April 2011 • DAERAH

MATARAM – Sultan Sumbawa Daeng Mohammad Abdurrahman (DMA) Kaharuddin meminta pejabat Pemerintah Daerah di Sumbawa dan di Sumbawa Barat melakukan pembicaraan pendekatan dengan para pemilik modal asing PT Newmont Nusa Tenggara (NNT). Ini perlu dilakukan agar kepentingan daerah menyangkut kepemilikan saham bisa diakomodir. Sebab selama ini para pejabat di Nusa Tenggara Barat (NTB) hanya melakukan komunikasi dengan jajaran manajemen yang hanya menjadi pekerja yang digaji oleh pemilik modal asing tersebut.

Menurut DMA Kaharuddin, PT NNT diminta juga tidak hanya mengedepankan kepentingan bisnis semata. Sebab kepentingan kesejahteraan masyarakat juga harus diperhatikan. ‘’Newmont harus melakukan roadmap untuk kesra masyarakat,’’ katanya, Rabu (6/4-2011) pagi sewaktu ditemui di Bandara Brang Biji di Sumbawa Besar. Sehari sebelumna, Selasa (5/4-2011), DMA Kaharuddin dinobatkan sebagai Sultan Muhammad Kaharuddin IV atau sebagai Sultan Sumbawa ke-17.

Ia menyatakan sudah bertemu dengan Senior Manajer Hubungan Eksternal PT NNT Arif Perdanakusumah dan di depan Gubernur NTB Muhammad Zainul Madjdi membicarakan masalah roadmap oleh Newmont tersebut. Dikatakan dirinya sudah bicara keharusan Newmont agar menjadi orang Sumbawa. ‘’Berapa lama mereka di sini. Ini sebagai faktor perubahan demi kemaslahatan semua,’’ ujarnya. Setiap langkah perubahan harus menghitung kepada masa depan masyarakat.

Menurutnya, pihak daerah juga tidak sewenang-wenang memaksakan kehendaknya, sebab menyangkut masalah bisnis yang berkaitan dengan pengelolaan dana yang juga menyangkut perbankan sebagai pendukung investasinya. Newmont masih berkepentingan untuk menggarap blok Elang yang memiliki potensi kandungan tambangnya lebih besar dibanding Batu Hijau di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang telah ditambang sejak tahun 2000. Di Batu Hijau,

Tambang Batu Hijau digarap oleh PT NNT sebagai perusahaan hasil patungan dari Newmont dan Nusa Tenggara Mining Corp.Jepang yang mayoritas sahamnya dikuasai Sumitomo Corp dan PT Pukuafu Indah Indonesia. PT NNT saat ini dimiliki oleh Nusa Tenggara Mining Corporation (56 persen), PT Pukuafu Indah (20 persen) dan PT Multi Daerah Bersaing (24 persen). Blok Elang yang berada sekitar 60 kilometer arah timur dari lokasi tambang Batu Hijau di Kecamamtan Jereweh Kabupaten Sumbawa Barat sudah diekplorasi PT NNT sejak 2006. Adapun cadangan dan non resources material Batu Hijau sebesar 19 juta ons emas dan 18 miliar pon tembaga.

Saat ini, Pemerintah KSB meminta pemerintah pusat memberikan jatah divestasi saham tahun 2010 sebesar tujuh persen yang nilainya US $ 271,6 juta kepadanya. Pemerintah KSB sudah bekerja sama dengan Titan Methal untuk mengambil alih saham tersebut setelah sebelumnya bersama Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa mendapatkan 24 persen sahamnya seharga US $ 867,23 juta dari rencana 31 persen saham PT NNT yang harus didivestasikan.

Kamis (7/4-2011) subuh besok, Gerakan Aksi Rakyat Tutup Tambang akan melakukan aksi menghalangi pekerja masuk ke kawasan tambang PT NNT di pintu masuk yang berada di Benete KSB. Ada sekitar lima ratusan orang diperkirakan terhalang untuk masuk kerja. ‘’Kami akan melakukan aksi menghalangi di gate Newmont,’’ ujar Kordinator Lapangan Gerat Tumbang Sadisyah.

Aksi ini dilakukan karena sudah tidak sabar menunggu hasil negosiasi Bupati KSB Zulkifli Muhadly dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral bersama Kementerian Keuangan. ‘’Terlalu lama kalau menunggu,’’ ucapnya. Semula pemerintah memberikan batas waktu pembicaraan pengambilan saham oleh pemerintah hingga 18 April mendatang.

Mengenai keinginan Sultan Sumbawa agar PT NNT melakukan roadmap dalam konteks kesejahteraan masyarakat, disebutnya telah ditempatkan dalam materi sosialisasi rencana eksplorasi blok Elang di Kabupaten Sumbawa kepada masyarakat dan akan menjadi bagian dari nota kesepahaman yang dibuat dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. ‘’Untuk roadmap eksplorasi, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian Sultan Sumbawa,’’ ujarnya.(*)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com