Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Tuesday, 1 March 2011 • EKONOMI

MATARAM – Nilai ekspor Nusa Tenggara Barat (NTB) yang sebagian besar berasal dari komoditi tambang Batu Hijau PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) mengalami penurunan hampir separuhnya selama bulan Januari 2011. Secara keseluruhan, nilai ekspor NTB sebesar US $ 133,29 juta atau sekitar Rp1,186 triliun maka pada bulan Januari 2011 kemarin hanya US $ 69,222 juta atau sekitar Rp616,083 miliar.

Untuk konsentrat yang mengandung emas dan tembaga nilainya ekspor Januari 2011 sebesar US $ 69,215 juta atau sekitar Rp616,016 miliar atau lebih rendah jika dibandingkan bulan Desember 2010 sebesar US $ 133,265 juta atau sekitar Rp1,186 triliun. Sedangkan selebihnya berasal dari komoditi lain yaitu getah ashitaba (gaharu), ikan dan udang. Sebulan terakhir tidak ada ekspor bahan nabati, anyaman, buah-buahan.

Kepala Badan Pusat Statistik NTB Soegarenda menjelaskan keadaan ekspor sebulan terakhir tersebut sewaktu menyampaikan Berita Resmi Statistik di kantornya, Selasa (1/3-2011) siang. ‘’Sebagian besar adalah konsentrat,’’ katanya.

Sehari sebelumnya, Manajer Public Relations PT NNT Kasan Mulyono juga merilis produksi emas Batu Hijau yang dihasilkan mencapai 88.000 ons pada triwulan ke-4 pada 2010. Sedangkan produksi tembaga yang dihasilkan mencapai 59 juta pon pada triwulan ke-4.

Produksi tembaga triwulan keempat menurun dibanding tahun sebelumnya karena rendahnya hasil penggilingan (mill). Sebaliknya Produksi emas meningkat dibanding triwulan yang sama tahun sebelumnya karena cuaca panas yang tidak biasa dan dilanjutkannya penambangan di dasar Fase 5, yang menghasilkan emas dengan kadar tinggi yang mengimbangi rendahnya hasil pabrik penggilingan (mill). Harga pokok penjualan per ons dan per pon meningkat dari triwulan tahun sebelumnya karena tingginya biaya penambangan batuan sisa dan penggilingan, termasuk tingginya biaya tenaga kerja.

Selama tahun 2010, tambang Batu Hijau PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) di Kecamatan Maluk Kabupaten Sumbawa Barat menghasilkan 364 ribu ons emas yang harga pokok penjualannya sebesar $ US 243 dan $ US 237 per ons. Sedangkan produksi tembaganya mencapai 269 juta pon yang harga pokok penjualannya $ US 0,81 dan $ US 0,69 per pon.

Produksi emas Batu Hijau mengalami peningkatan 32 persen dibanding tahun sebelumnya, 2009. Sedangkan produksi tembaga meningkat 10 persen. Peningkatan tersebut disebabkan penambangan bijih kadar tinggi dan hasil penggilingan karena penambangan di dasar fase 5 dan pemrosesan ore (bijih) yang lebih lunak. Sebagian diimbangi oleh perolehan yang lebih rendah. Cuaca panas yang bukan pada waktunya memungkinkan dilakukannya penambangan tambahan di dasar fase 5 selama triwulan keempat.

Tetapi produksi emas Batu Hijau pada 2011 diperkirakan mencapai kurang lebih 110.000-140.000 ons, dengan biaya atas penjualan antara $400 dan $440 per ons, sedangkan produksi tembaga diperkirakan mencapai sekitar 120 hingga 140 juta pon, dengan biaya atas penjualan antara $1,10 dan $1,30 per pon.

Manajer Public Relations PT NNT Kasan Mulyono menjelaskan peningkatan produksi Batu Hijau tersebut melalui keterangan pers yang diterima Senin (28/2-2011). ‘’ Penurunan tingkat produksi terutama disebabkan oleh pemrosesan persediaan bijih sementara pengupasan fase 6 terus berlanjut,’’ katanya.

PT NNT berharap mulai 2011 dapat memroses persediaan bijih sebelum diperoleh bijih dari fase 6 yang akan menjadi bijih utama yang diproses mulai akhir 2013. Harga pokok penjualan meningkat 11 persen per pon dan per ons karena tingginya biaya penambangan batuan sisa, tenaga kerja dan bahan bakar diesel.(*)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com