Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Tuesday, 18 January 2011 • PERTAMBANGAN

MATARAM – Lagi-lagi PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) menyesalkan tindakan paksa Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang melakukan pengambilan contoh konsentrat tambang di gudang konsentrat yang terletak di Pelabuhan Khusus Benete. Selasa (18/1-2011) sore tadi, Pemerintah KSB mengambil sampel untuk diuji laboratorium yang belum diketahui keberadaannya. PT NNT juga menyesalkan tuduhan yang dilontarkan Pemerintah KSB bahwa hasil pengujian yang dilakukan oleh PT NNT belum akurat.

Kekecewaan tersebut disampaikan oleh Manajer Senior Hubungan Eksternal PT NNT Arif Perdanakusumah melalui rilis yang diterima Tempo, Selasa (18/1-2011) malam. ‘’Kami sesalkan karena tanpa melalui prosedur yang benar,’’ ujarnya. Karena pemerintah KSB tidak mengikuti ketentuan pengambilan contoh yang diakui secara internasional, diperkirakan hasil uji kadar konsentrat dari contoh yang diambil tidak akurat dan akan digunakan untuk mendiskreditkan PT NNT.

Menurutnya, PT NNT selalu beroperasi secara transparan. Sebagai bagian dari transparansi, sebenarnya menyambut baik setiap instansi pemerintah yang tertarik untuk mengetahui proses pengujian konsentrat. Pemerintah Provinsi NTB telah melakukan pengujian konsentrat secara independen dan hasil temuan mereka sama dengan hasil temuan PTNNT. Pemerintah KSB tidak pernah melakukan pengujian seperti itu,” ungkap Arif.

Selama tiga jam sejak pukul 14.00 hingga pukul 17.00 waktu setempat, mereka berada di kawasan pelabuhan Benete melalui pintu resmi. Sewaktu dikonfirmasi melalui telepon, Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral KSB Hajamuddin membenarkan telah melakukan pengambilan sampel konsentrat. Namun belum bisa menjelaskannya. ‘’Saya ditunggu pak bupati. Saya harus melaporkannya terlebih dahulu,’’ ujarnya. Sebelumnya, Pemerintah KSB juga bertindak menghentikan pengapalan konsentrat yang hendak diekspor menggunakan kapal MV SKOMVAER tujuan Brusbuttle Jerman, Kamis (13/1-2011) lalu.

Keterangan Arif Perdanakusumah juga menegaskan bahwa untuk melakukan uji kadar logam, harus dilakukan Weighing (penimbangan), Sampling (penimbangan) dan Moisture Determination (pengukuran kelembaban konsentrat) atau WSMD pada setiap pengapalan konsentrat sesuai praktik bisnis internasional yang telah diterima dan berlaku secara umum seperti yang disyaratkan dalam Pasal 11 mengenai Pemasaran sebagaimana diatur di dalam Kontrak Karya (KK) yang ditandatangani antara Pemerintah RI dan PT NNT.

PT NNT menerapkan metode ilmiah yang sangat ketat yang diakui secara internasional untuk melakukan pengambilan contoh dan melakukan uji kadar konsentrat di pelabuhan bongkar di Teluk Benete. Metodologi ini sangat penting untuk mendapatkan conto representatif yang akurat terhadap kandungan tembaga, emas dan perak atas pengiriman konsentrat tertentu.

Kejadian tersebut merupakan bagian dari rebutan tujuh persen saham PT NNT oleh Pemerintah KSB dan gugatan hukum oleh gabungan DPRD KSB dan DPRD Kabupaten Sumbawa (KS) terhadap keberadaan perusahaan daserah PT Daerah Maju Bersaing (DMB) yang dibentuk oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama KSB dan KS disesalkan oleh Gubernur NTB Muhammad Zainul Madjdi.

KSB sudah menghalangi pengapalan ke-3 konsentrat PT NNT untuk diekspor terhitung 12 Januari 2011 dengan dalih belum memiliki surat keterangan asal barang. Penghentian itu tertuang dalam surat yang ditanda tangani Wakil Bupati KSB Mala Rahman Nomor : 540/005/ESDM-BUDPAR/1/2011 tertanggal 11 Januari 2011 yang ditujukan kepada Presiden Direktur PT NNT. Jum’at (14/1-2011) lalu, Tim Konsultan Amandemen Kontrak Karya dan Divestasi KSB memasang iklan membuka tawaran kepada beberapa perusahaan calon peminat mitra melakukan penawaran, pada hari Kamis (20/1-2011).

Senin (10/1-2011) lalu di Pengadilan Negeri Sumbawa Besar, Koalisi Anggota Parlemen Bersatu yang merupakan koalisi anggota Komisi II DPRD KSB dan KS menggugat keberadaan PT DMB. Sebagai tergugat antara lain presiden, gubernur NTB, bupati KS dan bupati KSB, selain direktur PT DMB, PT Multi Daerah Bersaing dan PT Multi Capital.(*)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com