Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Tuesday, 11 January 2011 • NASIONAL

JAKARTA - Wacana pengembangan Jakarta yang melingkupi daerah lain di sekitarnya bukan untuk memindahkan ibukota. Tapi memindah pusat pemerintahan. “Bukan perubahan Ibukota Jakarta, tentu saja ini membutuhkan waktu mungkin 13 hingga 15 tahun. Tadi Presiden mendeskripsikan akan ada pembangunan di tempat lain dimana kita akan melihat suatu daerah dengan pusat pemerintahan sendiri,” kata Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha, usai mengikuti pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Rektor ITB, di Kantor Presiden, Selasa (11/1) siang.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden sempat membahas rencana pengembangan Jakarta, diantaranya dengan opsi memindahkan pusat pemerintahan di wilayah lain. Pengembangan Jakarta, the Greater Jakarta, bisa saja mencakup Kabupaten Purwakarta dan Sukabumi di Jawa Barat. Contohnya adalah Sidney dan Canberra di Australia atau Putra Jaya dan Kuala Lumpur di Malaysia

Menurut Julian, saat ini tengah ada kajian yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, terutama yang terkait langsung dengan tata ruang dan kota. Namun, Julian menegaskan, pemerintah belum memutuskan untuk memindahkan Ibukota Jakarta atau mengembangkan Jakarta menjadi lebih luas. “Bahwa pilihan yang ada saat ini memang memungkinkan untuk bisa menciptakan suatu kawasan yang lebih baik dan terpadu dari kondisi Jakarta saat ini,” Julian menjelaskan.

Presiden, dalam perbincangan dengan pimpinan ITB, memberi arahan, bila nanti dilangsungkan pembangunan infrastuktur Jakarta yang lebih luas akan terwujud Ibu Kota seperti halnya Tokyo dengan the Greater Tokyo.

Soal nilai investasi untuk mewujudkan the Greater Jakarta, Julian mengatakan hal tersebut masih terlalu dini untuk dibahas. “Kajian sedang digagas, ini adalah proyek yang luar biasa besar. Kita tahu juga ada rencana lain yang sedang dilakukan oleh lintas kementerian dan lembaga non kementerian untuk melakukan kajian yang betul-betul terukur mengenai berapa yang diperlukan untuk pembangunan Jakarta Raya,” Julian menambahkan.

Jakarta sudah terlalu sesak dan Presiden sangat perhatian terhadap upaya pengembangan ibukota ini. Kepada Rektor ITB, SBY mengilustrasikan bagaimana dulu Jakarta dan Seoul, Ibukota Korea Selatan, boleh dibilang sama. “Tetapi kita lihat kan? Sudah terjadi perbedaan yang sangat signifikan,” ujar Julian.

Pengembangan Jakarta nantinya merupakan suatu pengembangan dengan koneksi dan terintergrasi dengan banyak aspek, seperti jalur transportasi, akses jalan raya, serta sarana dan prasarana yang layak untuk sebuah ibukota negara.(dit/presidensby)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com