MATARAM – Nusa Tenggara Barat (NTB) memperoleh kepercayaan sebagai lokasi pertemuan pertama Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asian Tenggara (ASEAN-Association of South East Asia Nations) yang akan berlangsung selama lima hari, 13-17 Januari mendatang. Sebanyak 200 orang anggota delegasi dari 10 negara serumpun ASEAN akan menyertai kehadiran menteri luar negerinya masing-masing.
Adapun peserta yang dijadwalkan hadir adalah delegasi dari Filipina, Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja.
Pertemuan awal dari kepemimpinan Indonesia selaku ketua ASEAN pada tahun 2011 ini, mereka akan dilakukan di tiga lokasi yang berbeda. Pertama diselenggarakan di kawasan wisata pantai Senggigi di Kabupaten Lombok Barat. Kedua, di kawasan pantai Medana dan terakhir dilakukan di kawasan wisata pulau Gili Trawangan.
Juru bicara Pemerintah Provinsi NTB Lalu Moh.Faozal menjelaskan bahwa pertemuan ASEAN tersebut diawali dengan kehadiran para duta besarnya yang akan diterima Gubernur NTB Muhammad Zainul Madjdi, Jum’at (14/1-2011). ‘’Penunjukan NTB sebagai lokasi pertemuan pertama ASEAN ini sebagai kehormatan,’’ katanya.
Diakuinya bahwa kehadiran para menteri luar negeri anggota ASEAN ini merupakan kesempatan meluaskan publikasi wisata Lombok NTB.
Secara tersendiris, Lombok juga akan dikunjungi oleh Duta Besar Swedia Mrs.Ewa Polano yang dijadwalkan menginap semalam di kapal wisata KM Matahari di perairan Tanjung Ringgit Kabupaten Lombok Timur, Ahad (9/1-2911). ‘’Kunjungannya diharapkan dapat mendukung pengembangan Tanjung Ringgit sebagai kawasan wisata,’’ ujar Faozal.(*)

