MATARAM – Kunjungan wisatawan ke Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami peningkatan 23,99 persen atau 5.351 orang selama bulan Oktober 2010 lalu. Kalau sebulan sebelumnya September 2010 jumlahnya 21.410 orang menjadi 26.761 orang pada bulan Oktober (BPS) NTB, tercatat 49,39 persen dari sebelumnya 45,54 persen atau naik 3,85 persen. Bahkan dibanding bulan Oktober 20009 yang jumlah wisatawannya 20.178 berarti mengalami peningkatan 32,62 persen.
Wisatawan nusantara yang terbanyak berkunjung ke NTB mencapai 20.890 orang. Sedangkan wisatawan mancanegara 5.871 orang. Jumlah tamu dan hunian kamar meningkat tetapi rata-rata lama menginap menurun dari semula 2,57 hari menurun 0,18 hari menjadi 2,39 hari. ‘’Tidak bisa diteksi. Tapi kalau orang seminar memang hanya dua hari,’’ kata Kepala BPS NTB Soegarenda, Sabtu (4/12-2010).
Namun, disebutkannya besaran angka kunjungan wisatawan di hotel berbintang tersebut belum menunjukkan kondisi pariwisata NTB yang sebenarnya. Sebab, ada wisatawan kelas back packer yang tidak menginap di hotel berbintang tetapi di sembarang tempat atau bahkan ada yang menumpang kapal wisata hanya plesiran sehari di Lombok tanpa menginap.
Dari 26.761 orang wisatawan ke NTB tersebut, terbanyak atau 13.513 orang menginap di hotel bintang empat, 6.163 orang di hotel bintang tiga, dan 2.641 orang di hotel bintang satu. Selebihnya menginap di hotel bintang lima dan dua.
Kamis (2/12-2010) malam, di Jakarta Gubernur NTB Muhammad Zainul Madjdi menerima penghargaan Indonesia Tourism Award (ITA) 2010 karena keberhasilannya mengembangkan industri pariwisata di di daerah. Kabupaten Lombok Barat yang memiliki kawasan wisata Senggigi juga mendapatkan penghargaan kota terfavorit bersama Kota Denpasar, Kabupaten Cianjur.(*)

