JAKARTA – Newmont Mining Corporation mengumumkan pendapatan tertingginya sebesar $ US 2,6 miliar untuk triwulan III-2010 dibanding triwulan yang sama tahun sebelumnya sebesar $ US 2,0 miliar. Laba bersih bagi pemegang saham Newmont naik 38 persen menjadi $ US 537 juta ($ US 1,09 per saham), dibanding $ US 388 juta ($ US 0,79 per saham) dalam triwulan yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih yang disesuaikan naik 38 persen menjadi $ US 534 juta ($ US 1,08 per saham) dari $ US 387 juta ($ US 0,79 per saham) pada triwulan III-2009, sementara margin operasi emas perusahaan bertambah menjadi 61 persen ($ US 744 per ons) dari 58 persen ($ US 560 per ons).
Pencapaian penting selama Triwulan III-2010 adalah ekuitas produksi emas dan tembaga masing-masing sebesar 1,4 juta ons dan 83 juta pon, realisasi rerata harga emas dan tembaga masing-masing sebesar $ US 1.221 per ons dan $ US 3,67 per pon, biaya terkait penjualan emas dan tembaga masing-masing sebesar $ US 477 per ons sebagai produk tambahan dan $ US 0,73 per pon, laba bersih yang disesuaikan sebesar $ US 534 juta ($ US 1,08 per saham) dan laba bersih yang dilaporkan sebesar $ US 537 juta ($ US 1,09 per saham), arus kas operasi sebesar $ US 854 juta, kas dan setara kas pada tanggal 30 September 2010 sebesar kurang lebih $ 4 miliar.
“Dengan besarnya jumlah arus kas bebas yang terus dihasilkan pada kondisi harga logam saat ini, kami tetap memusatkan perhatian pada kemajuan pengembangan proyek penambangan kami berikutnya,” kata President dan Chief Executive Officer Richard O’Brien melalui keterangan pers yang diterima, Kamis (4/11-2010) pagi.
Adapun proyek tambang Newmont berikutnya tersebut meliputi Conga di Peru, Akyem di Ghana, dan Hope Bay di Kanada, serta sejumlah cebakan satelit (satellite deposit) di Nevada. Dari sebesar $1,3-$1,5 miliar modal yang akan digunakan tahun ini, sekitar 40 persen akan diinvestasikan pada pengembangan tambang yang dipriotaskan, dengan peningkatan reinvestasi dalam beberapa tahun berikutnya.
Dengan tiga-perempat produksi yang berhasil diselesaikan, Perusahaan menurunkan perkiraan (outlook) untuk 2010 seperti diumumkan sebelumnya untuk ekuitas produksi emas dari 5,3 sampai 5,5 juta ons menjadi 5,3 sampai 5,4 juta ons. Selain itu, Newmont tengah memperbarui perkiraan 2010 untuk biaya terkait penjualan dari $ US 460-$ US 480 per ons menjadi $ US 485- $ US 500 per ons, berdasarkan pada harga emas yang lebih tinggi dan nilai dolar Amerika yang lebih rendah.
Untuk proyek tambang Batu Hijau di Kecamatan Jereweh Kabupaten Sumbawa Barat, ekuitas produksi emas dan tembaga selama kuartal ketiga adalah 106.000 ons dan 69 juta pon, pada biaya yang berlaku untuk penjualan $ 211 per ons dan $ 0,65 per pon. Masing-masing ekuitas emas dan tembaga produksi meningkat 14 persen dan 9 persen, dari kuartal tahun 2009 karena material pabrik yang lebih tinggi, sebagian diimbangi oleh biaya pemulihan yang lebih rendah.
Biaya yang berlaku untuk penjualan emas dan tembaga naik 19 persen dan 30 persen dari kuartal tahun sebelumnya karena biaya limbah pertambangan yang lebih tinggi. Fase 5 pertambangan dan Tahap 6 pembuangan sampah tertunda selama triwulan karena curah hujan tinggi yang tidak semestinya pada musim kemarau, sehingga terbatasnya akses pada dasar sumur dan menghasilkan proporsi yang lebih tinggi timbunan bijihnya.
Perusahaan saat ini mengharapkan pada tahun 2010 ekuitas dan produksi tembaga di Batu Hijau antara 310.000 dan 340.000 ons, dan antara 250 dan 265 juta pon. Perusahaan mengharapkan pada tahun 2010 ini harga emas dan tembaga biaya yang berlaku untuk penjualan antara $ 250 dan $ 270 per ons dan $ 0,65 dan $ 0,75 per pon.
Pada kuartal keempat 2010, perusahaan berencana untuk menghentikan penambangan di bagian bawah Tahap 5 dan mulai pengolahan bijih dari timbunan bahan pertambangan akan terutama untuk Tahap 6 pembuangan sampah. Perusahaan mengharapkan Tahap 6 bijih menjadi umpan bijih utama dimulai pada tahun 2014.(*)

