Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Sunday, 17 October 2010 • AGAMA

MEKAH - Cerita beberapa Mukimin Indonesia yang kami temui di Mekah Al Mukaromah, begitu mengesankan, inspriratif sekaligus mengharukan.

Seperti Muhammad Fiqri, asal Kec.Kubu Raya, Kalbar yang ditemui di Masjidil Haram, menuturkan telah bermukin selama 2 tahun di Mekkah tanpa modal uang yang cukup, tapi telah menunaikan ibadah haji.

Muhammad Fikri di luar musim haji bekerja serabutan, bahkan pada musim haji tahun ini dipercaya untuk menjadi pembimbing ibadah bagi jemaah Malaysia. “Lumayan penghasilan saya jadi pembimbing mencapai 1.500 riyal atau sekitar 3,5 juta rupiah,” jelasnya.

Diluar musim haji, Fikri bersama ribuan mukimin Indonesia lainnya, mengerjakan apa saja yang menghasilkan uang untuk bertahan tinggal di kota Mekkah. “Syukur Alhamdulillah saya sudah menunaikan ibadah haji, ucapnya.

Lain lagi pengalaman Musaid Jamil Hole (31), berasal dari Ambon, sudah sejak berusia 6 tahun hijrah dengan keluarganya ke Mekkah, dia telah berkerja selama 10 tahun sebagai Tenaga Musiman (temus) di PPIH Arab Saudi.

Diluar musim haji, Jamil Hole, bekerja sebagai supir, mengantar anak sekolah. Jika ada rekor pergi haji, Jamil mungkin patut diperhitungkan, karena telah melaksanakan ibadah haji sebanyak 25 kali, tanpa putus.

Muhammad Fikri dan Musaid, dua diantara ratusan ribu mukimin Indonesia yang hijrah ke Tanah Suci, selain untuk mengais rizki juga memperoleh ganjaran pahala yang berlipat ganda karena dapat menunaikan ibadah haji. Insya Allah ((soleman yusuf/mch mekkah/depag)

No Comments »

No comments yet.

Leave a comment








Lomboknews.com - 2007 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com