MATARAM – Lebih banyak penumpang pesawat udara yang berangkat meninggalkan Nusa Tenggara Barat (NTB) dibanding yang datang di tiga bandar udara (bandara) se NTB. Selama delapan bulan terakhir Januari – Agustus 2010, sebanyak 479.774 orang penumpang pesawat udara yang terbang dari bandara Selaparang di Mataram, bandara Brangbiji di Sumbawa Besar dan bandara Sultan Muhammad Salahudin di Bima. Sebaliknya yang datang sejumlah 459.488 orang.
Dari sisi barang, jumlah cargo yang dibongkar lebih banyak atau mencapai 2.860.571 kilogram dibanding yang dimuat yang hanya 1.216.137 kilogram. Demikian pula dengan volume bagasi yang dibongkar mencapai 4.947.901 kilogram dibanding yang dimuat 3.645212 kilogram.
Kepala Badan Pusat Statistik NTB Soegarenda kawatir kalau terus menerus jumlah penumpang yang keluar dari NTB dalam jangka waktu tertentu lebih banyak maka akan bisa menghabiskan jumlah penduduk. ‘’Diduga mereka ke luar karena mencari pekerjaan,’’ kata Soegarenda di kantornya, Jum’at (1/10-2010) siang.
Ia pun menyebut data cargo dan bagasi penumpang di bandara se NTB tersebut mencerminkan pola konsumtif di NTB, sama dengan data dari bandara di provinsi lain di Indonesia. ‘’Data ini menarik. Sama polanya cargo dan bagasi. Banyak belanjaannya,’’ ujarnya.(*)

