Lombok Sumbawa Online

Jual Link/Bandwidth IIX & Internasional Utk Seluruh Indonesia
call. 081-3535-70001 www.andira.co.id
Google
 
Sunday, 29 August 2010 • EKONOMI

MATARAM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat maupun Pemerintah Kabupaten Sumbawa harus segera mengambil tindakan penertiban terhadap penambangan tanpa izin (PETI) mengandung emas di Olat Labaong Langam Lopok Kabupaten Sumbawa – 22 kilometer timur dari kota Sumbawa Besar. Sebab, selain cenderung merusak lingkungan juga lebih banyak menguntungkan para pendatang dari luar daerah.

Tambang liar tersebut selain sebagian warga lokal setempat juga banyak yang merupakan penambang yang pindah dari tambang liar di Sekotong, kbahkan juga dari Tasikmalaya dan Sulawesi Utara. ‘’Omsetnya miliaran sehari,’’ kata Heryadi. Di sana ada 20an pembeli emas hasil penambangan liar tersebut yang masing-masing bisa membayar tunai Rp1 miliar. Jadi diperkirakan seharinya omset tambang liar ini mencapai Rp20an miliar.

Di sana, areal PETI yang mengandung emas tersebut sebenarnya sudah ada perusahaan yang telah memperoleh izin untuk menggarapnya dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Namun, belum dilakukan survei eksplorasi sudah keburu digarap warga sejak dua bulan terakhir ini. Luas garapan ribuan orang warga yang datang ke sana, mencapai luas hingga 60.000 meter persegi atau sekitar enam hektar. Kabarnya, sudah banyak korban tewas tertimbun longsoran namun dirahasiakan.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Kordinator Sekretariat Tim Tujuh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah NTB Heryadi Rachmat sepulangnya dari pemantauan lokasi, Ahad (29/8-2010) sore. ‘’Harus segera diambil tindakan penertiban. Tidak bisa dibiarkan penambangan liar,’’ ujarnya. Heryadi yang ahli geologi tamatan Universitas Padjadjaran 1982 mendatangi lokasi Olat Labaong bersama Dr.Lalu Wira Prima S dari Universitas Mataram sebagai salah satu dari anggota Tim Tujuh.

Penambangan liar ini dikordinasikan oleh Panitia Lokal yang beranggotakan lima orang. Selain menggarap lubang tambang Luna Maya yang dikuasainya juga melakukan pungutan terhadap setiap orang yang masuk. Sebenarnya, kata Heryadi, polisi harus bertindak karena PETI adalah tindak kriminal. ‘’Ini ilegal mining. Sama kriminalnya dengan ilegal logging,’’ ucapnya. Kalau dijadikan tambang rakyat sebenarnya belum bisa karena sesuai dengan undang-undang pertambangan diatur yang sudah dikelola masyarakat selama 15 tahun.(*)

11 Comments »
  • Luar biasa . . . . !!

    Comment by SuranaNTB — August 30, 2010 @ 4:55 am

  • Memang harus ditertibkan, apa jadinya NTB kalau digali terus asal asalan, Pemda harus menertibkan pertambangan ini berbasis rakyat biar merata, kalau skr hanya kaum pemodal yg kuat saja yang menang sementara rakyat hanya dapat sebagian kecil degan pertaruhan nyawa.

    Comment by umbak lauk — August 31, 2010 @ 9:03 pm

  • buah simalakama untuk menertibkan olat labaong

    Comment by bertik — September 4, 2010 @ 12:03 am

  • bok ya dibiarkan aja daripada kekayaan kita dicaplok para koruptor,apalagi sama orang malaysia..

    Comment by zaenal — September 6, 2010 @ 12:28 am

  • Lanjutkan perjuangan mu wahai para peti…

    Comment by h.rizal — September 6, 2010 @ 12:31 am

  • penertiban..? mimpi kali yee? kalau memang melanggar undang-undang Republik Indonesia, kenapa para PETI yang beroprasi di luar Sumbawa bisa Menambang secara bebas? memangnya sumbawa berbeda dgn lombok, palu, maupun sulawesi utara? cuma Sumbawa kah yg punya Republik ini? Hai Bapak-bapak pejbat pemeintah, cari dong jln keluarnya, bukannya main penertiban yg berujung pada penutupan yg tidak loain adalah KEPENTINGAN. BRAVO PENAMBANG…

    Comment by gold hunter — September 21, 2010 @ 9:19 pm

  • Perlu Sekali Di Tertibkan…

    Comment by Samsuddin — September 21, 2010 @ 11:54 pm

  • ALAT PEMISAH EMAS TANPA KIMIA SERIUS CALL ME OR TOGO ANOV ART JL.AIRLANGGA 7O

    Comment by anov art — October 5, 2010 @ 10:31 pm

  • biarkan kami makan batu, drpd negeri ini dijajah..

    Comment by joy — May 14, 2011 @ 9:32 pm

  • ASET DAERAH YAUNT DAERAH BKN UTK ORNG LUAR

    Comment by DIGOL — December 17, 2011 @ 12:16 pm

  • please pers jangan asal tulis yeh…, pers harus berimbang dong. pers kok ga mempihak rakyat. gimana toh!

    Bapak2 pejabat daerah, Aparat, para bos2 PT emas nasional n internasional yang super2 kaya raya… biarkan para gurandil mengambil sedikit kebaikan alam untuk kelangsungan hidupnya. tak perlu dikejar2 atau dipentung bahkan di kerangkeng seperti binatang… toh berdirinya PT emas nasional n internasional tidak juga mensejahterakan msyarakat. mungkin para pekerja PT emas nasional n internasional pun entah dari mana2 pekerjanya… coba bayangkan dengan adanya penambangan emas rakyat RATUSAN RIBU TENAGA KERJA terserap dan itu hajat hidup orang banyak rakyat kita. yuk sama sama kita adil untuk semua. semua mencari penghidupan… ATURLAH SEBAIK MUNGKIN… toh emas dalam gunung itu bukan milik si A, si B, itu milik TUHAN - kalau disebut milik indonesia, sejak kapan bumi ini berkata “hai indonesia emas ini ku wariskan untuk mu” emas itu sudah ada sejak jutaan tahun yang lalu, carilah, ambilah, manfaatkanlah, berbagilah sama dan jangan bertengkar.. kelak engkau akan menemukan kehancuran jika mana engkau berkelahi. Okelah kita orang taat hukum pasal 33 UUD 45 menyebutkan “Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya KEMAKMURAN RAKYAT” permudahlah dan beri izin serta beri penyuluhan kepada penambang rakyat. Gunakan kekuasaan Negara untuk mempermudah penambang rakyat (bukan kami anti perusahaan besar tapi adillah perlakukan kami dengan para investor besar) - gelar “LIAR” dibelakang kata penambang itu sebutan yang sangat tidak manusiawi. berikan penyuluhan ke semua penambang rakyat tentang pembuangan limbah yang memenuhi standar dan reklamasi lingkungan. itu tugas pemerintah.

    Comment by danrhama — April 16, 2013 @ 11:20 pm

  • Leave a comment








    Recent Comments
    » Perkara Sengketa Tanah Selong Belanak
    09/13/2014 12:16 pm | 1 Comment
    » Rawan Korupsi, KPK Awasi Dana Pendidikan
    09/03/2014 11:28 am | 1 Comment
    » KAPAS TEMUAN BATAN DITANGKARKAN DI LOMBOK BARAT
    08/30/2014 10:17 am | 4 Comments
    » Pergantian Tahun 2013 Di Kawasan Pantai Senggigi
    08/28/2014 09:12 am | 1 Comment
    » Pemkot Mataram Akan Benahi PKL Liar
    08/25/2014 07:38 am | 2 Comments
    Lomboknews.com - 2012 - Media Lombok - Developed by andiraweb.com