MATARAM – Sehari ini, Selasa (10/8-2010) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Madjdi melantik tiga kepala daerah. Dua pejabat yang dilantik pertama kali di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB adalah Muhammad Junaidi Najamuddin sebagai penjabat Bupati di Kabupaten Lombok Tengah dan Nasibun sebagai pejabat bupati di Kabupaten Dompu. Sedangkan di kantor Walikota Mataram, Zainul Madjdi melantik Ahyar Abduh dan Mohan Roliskana sebagai Walikota dan Wakil Walikota Mataram.
Junaidi Najmuddin yang sebelumnya Inspektur Provinsi NTB dilantik sebagai penjabat bupati Lombok Tengah menggantikan Bupati Lalu Wiratmaja dan Wakil Bupati Lalu Suprayatno yang telah berakhir masa jabatannya 4 Agustus lalu. Sedangkan Nasbun yang sebelumnya Staf Ahli Gubernur NTB menggantikan Bupati Dompu Syaifurrahman Salman telah berakhir jabatannya 9 Agustus kemarin.
Pemilihan kepala daerah yang berlangsung 7 Juni lalu harus menjalani putaran kedua. di Kabupaten Lombok Tengah, ditetapkan Komisi Pemilihan Umum Daerah Lombok Tengah, 23 September karena masalah pembiayaan yang belum bisa dicairkan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Sedangkan Di Kabupaten Dompu akan berlangsung 30 Agustus 2010.
Pada pelantikan Junaidi Najmuddin dan Nasibun, masing-masing bekas Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah Lalu Wiratmaja – Lalu Suprayatno dan Syaifurrahman Salman tidak hadir. Hanya kedua Sekretaris Daerah Lombok Tengah Lalu Supardan dan Sekretaris Daerah Dompu Zainal Arifini yang hadir.
Menurut Muhammad Zainul Madjdi, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor : 6 tahun 2005, maka untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut, perlu diangkat penjabat bupati untuk melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Personil yang diangkat menjadi penjabat bupati adalah pejabat karier (PNS) yang memenuhi syarat dan criteria. Yaitu mempunyai pengalaman dibidang pemerintahan dan telah menduduki jabatan struktural eselon II. ‘’Serta memiliki dedikasi, loyalitas dan tidak tercela,’’ katanya.
Berdasarkan kriteria tersebut, Zainul Madjdi percaya bahwa dengan bekal pengalaman karier birokrasi yang pajang, penjabat bupati yang dilantik hari ini akan mampu memimpin penyelenggaraan pemerintahan daerah dengan baik, dan mengantarkan daerah yang dipimpinnya melewati masa transisi.
Ketika melantik Ahyar Abduh dan Mohan Roliskana yang menggantikan pasangan Moh.Ruslan – Ahyar Abduh di Mataram, Muhammad Zainul Madjdi mengatakan sebagai pasangan terpilih, harus selalu menjaga soliditas dan kekompakan sebagai pasangan pemimpin. Bertindak secara proporsional dan ”jangan saling mendahului”. ‘’Artinya Walikota harus bertindak sesuai kapasitasnya dan Wakil Walikota juga bertindak sesuai porsinya,’’ ucapnya.(*)

