MATARAM – 3.246 atlit bersama pelatih dan official dari 10 kota-kabupaten se Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-8 tahun 2010, Sabtu (17/7) kemarin. Pembukaannya dilakukan oleh Gubernur NTB Muhammad Zainul Madjdi, semalam di Gelanggang Olahraga 17 Desember, selama tujuh hari sampai 23 Juli nanti akan mempertandingkan 23 cabang olahraga yang untuk pertama kalinya memperebutkan Piala Bergilir untuk peraih juara umum.
Pembukaan yang didahului dengan penyalaan api yang berasal dari pulau Sangiang Kabupaten Bima oleh tiga orang mantan atlet juara-juara lompat tinggi Arya Yuniawan, atletik Supiati dan voli pantai Ni Putu Timy Yudani merupakan Porprov NTB yang ditargetkan dapat membangkitkan prestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-18 tahun 2012 di Provinsi Riau.
Pada saat pembukaan, Zainul Madjdi brpesan kepada seluruh atlit agar bertanding secara sportif, tidak meniru beberapa pesepakbola Piala Dunia 2010 yang tidak menjunjung tinggi fairplay. Katanya, kalau main bola, ingat itu main sepakbola. Bukan taekwondo, bukan main tinju. Ia yang sejak awal Piala Dunia 2010 memang menjagokan Spanyol, menegaskan kemenangannya karena sportif. Walaupun diperlakukan kasar oleh Nigel De Jong. Menurutnya, iu bukan main bola tapi main taekwondo, main Thai Boxing menendang dada Xabi Alonso. ‘’Tetapi karena dia sabar dia menang. Karena itu junjung tinggi sportivitas,’’ ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Proprov NTB Abdul Malik menjanjikan para atlit peserta akan melakukan fairplay. ‘’Siap kalah siap menang. Tidak akan ada yang ke Mahkamah Konstitusi,’’ ucapnya becanda.
Pemerintah Provinsi NTB menargetkan prestasi atlitnya meningkat pada PONbisa meraih 10 medali emas dibanding PON XVII-2008 di Kalimantan Timur yang baru mampu meraih tiga medali emas, tiga perak dan sembilan perunggu. Gubernur NTB Muhammad Zainul Madjdi meminta sejak awal dilakukan penjaringan atlet berpotensi utamanya enam cabang olahraga (cabor) unggulan atletik, silat, tarung drajat, kempo, voli pantai dan tinju yang diharapkan memberikan kontribusi 10 medali emas. Pemprov NTB menyiapkan dana sebesar Rp1 miliar untuk enam cabor tersebut ‘’Porporv ini diharapkan dapat memunculkan atlit muda berbakat,’’ ujarnya.(*)

