KUTA BALI – Pembangunan dua gedung sekolah yang terkena gusur Islamic Center di Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB) dibiayai oleh PT Newmont Nusa Tenggara (NNT). Selain gedung sekolah Sekolah Pertanian Pembangunan dan SMP Negeri 6 Mataram, renovasi Masjid Raya Attaqwa Mataram juga ditanggung oleh PT NNT.
Pembiayaan pembangunan sekolah dan renovasi masjid tersebut merupakan bagian dari dana bantuan sebesar US $ 38 juta yang disediakan untuk tambahan pembiayaan pengembangan masyarakat dan pembangunan daerah yang dinyatakan oleh Presiden Direktur PT NNT Martiono Hadianto sebagai tindak lanjut dilakukannya divestasi 24 persen saham PT NNT yang dibayar oleh pemerintah daerah (Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa) melalui PT Daerah Maju Bersaing yang berkongsi dengan PT Multi Capital. ‘’Semua daftar proyek sudah selesai dibuat. Agustus nanti dimulai pembangunannya,’’ ujar Manajer Public Relations PT NNT Kasan Mulyono sewaktu membuka Loka Karya Tambang PT NNT di Kuta Bali, Jum’at (9/7) pagi. Peserta loka karya berasal dari wartawan di Jakarta, Sulawesi Utara dan Nusa Tenggara Barat.
Sesuai nota kesepahaman dalam kaitan bantuan PT NNT sebesar US $ 38 juta atau sekitar Rp380 miliar yang ditandatangani oleh Pemprov NTB, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, 1 Maret 2010 lalu, meliputi pelayannan pendidikan dan kesehatan, pengembangan ekonomi pedesaan, pengembangan infrastruktur dan pengembangan sumber daya manusia.
Manajer Community Development Wagimin Sastrahadi menjelaskan, berdasarkan pembagian diantara pemerintah daerah, Pemprov NTB mendapatkan bagian 40 persen atau sekitar Rp152 miliar Lainnya, 40 persen atau sekitar Rp152 miliar juga untuk jatah Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa 20 persen atau Rp76 miliar.
Wagimin mengemukakan bahwa jatah Pemerintah Provinsi NTB juga dialokasikan untuk yang diantaranya sebesar Rp50 miliar untuk membangun kompleks pendidikan dan masjid dilingkungan Islamic Center. Rinciannya, untuk pembangunan sekolah sebesar Rp30 miliar terdiri dari pembangunan fisik Rp24,5 miliar dan Rp4,5 miliar untuk manajemen konstruksi untuk seluruh kompleks. Sedangkan Rp20 miliar untuk renovasi masjid raya At-Taqwa Mataram untuk dijadikan pusat studi, museum, sejarah keIslaman di NTB. Keseluruhan rencana pembangunan Islamic Center memerlukan biaya Rp500an miliar.
Ia juga mengatakan bahwa jatah dari Pemerintah Provinsi NTB tersebut dialokasikan untuk kepentingan jalan ke Bima sebesar Rp15 miliar, jalan ke Dompu Rp10 miliar dan jalan ke Lombok Timur sebesar Rp15 miliar. Selebihnya antara lain untuk kepentingan rumah sakit rujukan yang telah mulai dibangun di Kabupaten Sumbawa.
Biaya pengembangan masyarakat PT NNT selama sembilan tahun dari 2000 sampai 2009 US $ 44,83 juta. Rinciannya, proyek peningkatan infrastruktur US 24,06 juta, program penguatan kapasitas masyarakat (kesehatan, pendidikan, ekonomi) US $ 3,99 juta, program beasiswa dan bantuan pendidikan US $ 1,237 juta, donasi untuk 33 desa di Kabupaten Sumbawa Barat US $ 10,13 juta, kemitraan dengan pemerintah daerah dan LSM sebesar US $ 5,413 juta.(*)

