MATARAM – Ternyata butiran batu yang diduga meteor yang jatuh di lokasi Ina Ami di tikungan puncak jalan negara Raba – Sape di Kabupaten Bima, Ahad (2/5-2010) malam sekitar pukul 20.30 sudah tidak tersisa setelah dipunguti oleh warga Desa Ntori Kecamatan Wawo Kabupaten Sumbawa. Juga datang warga dari Desa Maria – ibukota Kecamatan Wawo.
Lokasi tempat jatuhnya meteor tersebut adalah di sekitar lokasi tempat peristirahatan dalam perjalanan setelah tikungan tanjakan antara Raba – Sape sekitar 15 kilometer arah timur dari Bima. Persisnya sekitar lima meter sebelah utara dari jalan raya. Di sana ada empat warung jualan mie, gorengan dan bakso.
Camat Wawo Kabupaten Bima Muhammad Rum yang dikonfirmasi melalui telepon menjelaskan bahwa tidak ada pengamanan dari aparat pengamanan terhadap batuan yang jatuh tersebut. Hanya saja diakui bahwa pihak Meteorologi di Bima telah mengambil pecahannya untuk diteliti. ‘’Ini kejadian aneh. Saya belum tahu bagaimana hasil penelitiannya,’’ kata Rum, Rabu (5/5) siang.
Dijelaskan oleh Sekretaris Camat Wawo Kurniawan juga melalui telepon, ada empat lubang yang besarnya sekitar 25 senti berjarak masing-masing 20 senti. ‘’Tahunya adanya batu jatuh dari langit itu setelah aliran listrik mati. ‘’Akibat kabel listrik tegangan tinggi yang putus kejatuhan batu itu,’’ ujar Kurniawan. Aparat Kecamatan Wawo diakuinya hanya sekedar memantau, tidak melakukan pengamanan. ‘’Batunya sudah habis. Bentuknya itu seperti kaca yang terbakar,’’ ucapnya kemudian.
Bekas Camat Wawo Nurdin Hidu yang sudah pensiun, juga telah mendatangi lokasi tersebut Selasa (4/5) kemarin, menyebutkan dirinya juga memungut tiga butir pecahan batu sebesar kerikil seperti kristal. ‘’Warnanya hitam mengkilat,’’ katanya. Tidak hanya dirinya, juga warga yang lain telah memunguti butiran batu meteor itu.(*)

