MATARAM – Walikota Bima M Nur A Latif meninggal dunia mendadak setelah sempat memperoleh penanganan di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih Jakarta, Sabtu (6/3) malam sekitar pukul 19.30. Menurunnya kondisi fisik almarhum diduga karena kecapaian dalam perjalanan dinas di Jakarta sejak Kamis (4/3-2010) sore. Jenazahnya sudah diterbangkan dari Jakarta menggunakan pesawat Merpati ke Bima via Denpasar pukul 06.00 pagi tadi dan rencananya setelah salat Dzuhurnanti di halaman depan rumah pribadinya di Kelurahan Rabadompu kota Bima.
Juru bicara Pemerintah Kota Bima Is Fahmi menjelaskan meninggalnya Nur A Latif tersebut, Ahad (7/3) pagi. ‘’Sangat-sangat mengagetkan,’’ katanya melalui telepon. Menurutnya, warga kota Bima merasa kehilangan putra daerah terbaik kelahiran Wawo Kabupaten Bima, 60 tahun lalu.
Nur A Latif mulai menjabat sebagai Walikota Bima sejak tahun 2003 dan melanjutkan kepemimpinannya periode kedua, 2008 berpasangan dengan Wakil Walikota Qurais H Abidin. Ia meninggalkan seorang istri Susi Widiartini dan tiga orang putra-putri Zulimar Setiawan, Iskandar Zulkarnain dan Fany.
Pada saat diterimanya berita meninggalnya Nur A latif tersebut, Wakil Walikota Bima Qurais H Abidin sedang melakukan perjalanan kunjungan bersama Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat di Cina. ‘’Kemarin pak Qurais baru sampai Cina. Tapi mengusahakan kembali pulang segera,’’ ujar Is Fahmi.(*)


