MATARAM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) membentuk Badan Promosi Pariwisata Daerah Provinsi NTB atau disebut Lombok Sumbawa Promotion Board yang melibatkan kalangan asosiasi kepariwisataan, asosiasi profesi, asosiasi penerbangan, pakar-akademisi sebagai penentu unsur kebijakan. Sedangkan sebagai unsur pelaksana akan direkrut dari kalangan profesional.
Hari ini, nama calon yang mewakili asosiasi, profesi dan pakar-akademisi dihimpun oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB Lalu Gita Aryadi. ‘’Besok Sabtu rencananya akan ditetapkan keanggotaannya dan pembentukannya oleh Gubernur,’’ katanya.
Adapun mereka yang ditunjuk masuk dalam unsur penentu kebijakan adalah empat orang wakil asosiasi kepariwisataan dari Asosiasi Perusahaan Perjalanan (ASITA), Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI), Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI). Dua orang wakil asosiasi profesi dari Kamar Dagang dan Industri serta wartawan. Adapun seorang wakil asosiasi penerbangan ditunjuk orang maskapai penerbangan Garuda. Dua orang pakar-akademisi berasal dari Universitas Mataram dan Akademi Pariwisata Mataram.
Unsur pelaksana akan dilakukan rekrut untuk mengisi jabatan seorang direktur eksekutif dibantu oleh beberapa direktur sesuai dengan kebutuhan diantaranya adalah empat direktur promosi dalam negeri, direktur promosi luar negeri, direktur analisa pasar dan direktur properti promosi.
Menurut Gita Aryadi, pembentukan secepatnya badan promosi tersebut agar segera dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke NTB lebih banyak lagi sesuai target kunjungan ke Lombok dan Sumbawa Tahun 2012 sebanyak satu juta orang, dan memenuhi ketentuan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.
Tahun 2010 ini, agar dapat menerima lebih banyak kunjungan wisatawan ke daerahnya, Pemprov NTB mengembangkan wisata MICE (meeting, incentive, convention, exhibiton) sejak akhir 2008. Agenda kegiatan MICE tahun ini yang sudah terjadwal adalah pertemuan para kepala Museum yang dihadiri 300 orang, pertemuan pengusaha MICE Indonesia dan asing mencapai 1.000an orang, pertemuan internasional Lombok Hash House Harries dihadiri 2.400 anggotanya dan menyusul bulan Juli nanti International Rinjani Trekking yang akan diikuti 1.000an pecinta alam selain kegiatan Hari Pangan Nasional bulan Oktober 2010 yang melibatkan 2.500 se nusantara dan menyiapkan acara Ampet Bakar Ikan atau membakar sate ikan di sepanjang pantai Senggigi sejauh lima kilometer menggunakan 30 ton ikan Nila Tambak. Selain itu, selama tahun ini 16 kapal pesiar yang memuat 1.000an wisatawan mancanegara juga menyinggahi Pelabuhan Lembar.
Yang sedang diusulkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB adalah penyelenggaraan Sail Lombok 2011 yang merupakan yacht rally race dari Australia dan melibatkan partisipasi kapal perang negara sahabat serta menyelenggarakan aksi sosial pengobatan gratis. ”Ini adalah cara terbaik untuk meningkatkan kedatangan wisatawan,” ujarnya.(*)

