MATARAM – Rapat kerja antar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah se Nusa Tenggara Barat (Bappeda NTB) berlangsung di Hotel Lombok Raya, Sabtu (20/2). Berlangsung sehari dihadiri oleh 10 pejabat Bappeda se NTB tersebut, bertujuan untuk menginformasikan hasil Forum Satuan Kerja Daerah NTB yang sudah menghasilkan pagu indikatif program kegiatan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah NTB tahun 2011 mendatang.
Kepala Bidang Evaluasi dan Laporan Bappeda NTB Yusron Hadi yang bertindak selaku moderator tersebut mengemukakan tujuan dan sasaran pertemuan. ’’Ada lima tujuan dan sasaran,’’ katanya.
Yaitu pertama adalah menginformasikan hasil Forum SKPD NTB, kedua menginformasikan pola musyawarah perencanaan pembangunan rencana kerja pemerintah daerah 2011, ketiga memperkenalkan konsep Leci (Lombok As Ecocity Island) untuk Pulau Lombok dan Suez (Sumbawa Ecozone) di Sumbawa, keempat sosialisasi pengukuran kapasitas pengelolaan keuangan publik oleh ANTARA-Ausaid, terakhir adalah kordinasi program GAKY (gangguan akibat kekurangan yodium).
Adapun sasaran pertemuan, pertama membangun sinergi dan keterpaduan program dan kegiatan pembangunan daerah khususnya mendukung 10 program prioritas daerah dan program kegiatan berbasis kewilayahan. Kedua, kesepakatan yang bersifat teknistentang pelaksanaan musrenbang provinsi. Ketiga, program kegiatan hasil musrenbang kabupaten-kota pro Leci-Suez. Keempat, bersinerginya program ANTARA-Ausaid dalam pembangunan daerah provinsi maupun kabupaten-kota. Kelima, tersusunnya kesepahaman antara kepala Bappeda se NTB mengenai penerapan Instruksi Gubernur Nomor : 1 Tahun 2010 tentang percepatan peningkatan cakupan konsumsi garam beryodium.
Untuk program unggulan, NTB memiliki program Bumi Sejuta Sapi, Visit Lombok Sumbawa 2012, program Adono, Absano dan Akino. Selanjutnya NTB ingin memiliki 100 ribu wira usaha baru, percepatan infrastruktur, desa mandiri energi, kampung media, Gerakan NTB Hijau, Gerakan kawasan Permata (Penyelematan Mata Air) , Ruang Hijau, Agribisnis Jagung dan Rumput Laut, desa mandri pangan, gemar makan ikan dan terakhir Leci Suez tersebut.dan target 2.000 koperasi berkwalitas.
Sesuai matrix rekapitulasi hasil Forum SKPD dan Lingkup Provinsi NTB, jumlah keseluruhan mencapai Rp1,422 triliun yang terinci berasal dari APBD Rp496,550 miliar dan APBN ditambah Bantuan Luar Negeri Rp925,743 miliar.(*/infomedia)

